Surya Paloh Klaim Guruh Pernah Konsultasi Mau Jadi Ketua Partai

CNN Indonesia
Sabtu, 26 Sep 2026 10:53 WIB
Ketum Nasdem Surya Paloh di istana negara, jakarta, selasa, 3 Maret 2026.
Ketua Umum Partai Nasdem mengungkap Guruh Soekarnoputra sempat berkonsultasi kepadanya soal kepantasan bungsu Presiden Soekarno itu menjadi pimpinan partai. (CNN Indonesia/ Naufal).
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh mengungkap Guruh Soekarnoputra sempat berkonsultasi kepadanya soal kepantasan bungsu Presiden Soekarno tersebut menjadi pimpinan partai.

Namun, Surya menyarankan kepada Guruh untuk mengurungkan niatnya menjadi pimpinan partai.

Surya menyarankan kepada Guruh untuk lebih fokus ke bidang seni yang ditekuninya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Informasi itu disampaikan oleh Surya Paloh saat melayat ke kediaman Guruh pada Sabtu (26/9) pagi.

"Dia sering berkonsultasi sama saya. Dulu juga pernah membicarakan "Apakah saya pantas untuk menjadi pimpinan, pucuk pimpinan partai?" Nah, saya ingatkan, sebenarnya sebagai kakak saya bilang, kamu lebih cocok ke bidang seni budaya," katanya.

Surya mengatakan saran yang ia berikan diikuti oleh Guruh.

Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada Sabtu (26/9), setelah sempat sakit selama beberapa waktu terakhir. Guruh Soekarnoputra meninggal dalam usia 73 tahun.

Kabar tersebut dikonfirmasi oleh politisi PDIP Cyril Raoul Hakim atau Ciko Hakim.

"Benar (beliau meninggal)," katanya kepada CNNIndonesia.com.

Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulisnya mengatakan, Guruh meninggal setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta.

"Inna lilahi wa inna ilaihi raji'un. Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fuanhu. Telah berpulang ke Rahmatullah Almarhum Bapak MOHAMMAD GURUH IRIANTO SUKARNOPUTRA BIN SUKARNO pada usia 73 tahun," kata Hasto, melansir.

(dhz/agt)
placeholder