Imipas Bakal Usut Sosok dalam Foto di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

CNN Indonesia
Sabtu, 26 Sep 2026 19:24 WIB
Petugas menunjukkan ruangan yang sebelumnya diperiksa secara mendadak oleh Ombudsman RI di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). Kepala Kantor Wilayah Ditjen PAS Jawa Barat Yudi Suseno menyatakan 11 rumah dinas ter
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memastikan bakal mengusut foto dalam fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong yang terekam saat sidak Ombudsman. (ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) memastikan bakal mengusut foto dalam fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong yang terekam saat sidak Ombudsman.

Inspektur Jenderal Kementerian Imipas Rudi Setiawan mengatakan sosok dalam foto tersebut menjadi salah satu objek utma pemeriksaan pihaknya.

Pasalnya, Rudi menyebut bangunan yang sempat disidak oleh Ombudsman merupakan rumah dinas. Akan tetapi, kata dia, foto yang dipajang tersebut bukanlah pengguna rumah dinas yang seharusnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini foto siapa dan kemana fotonya itupun sudah kita cari sekarang. Kemarin ada fotonya, ini sekarang enggak ada fotonya, itu jadi sasaran kami," ujar Rudi dalam konferensi pers, Sabtu (26/9).

"Kenapa kok bisa ada foto disini. Karena saya sudah melihat itu ada SK-nya rumah dinas, tapi kok bisa ada foto orang lain, ini kita sedang dalami," imbuhnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan Imipas juga akan mendalami keberadaan fasilitas mewah yang 'hilang' pasca sidak dari Ombudsman.

Pendalaman itu dilakukan lantaran fasilitas mewah yang sempat ditemukan sudah hilang pada saat kunjungan Menteri Imipas Agus Andrianto dan Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto.

"Saya melihat ada perbedaan untuk itu, tadi yang sudah saya sebutkan foto, barang-barang perlengkapan tv, kulkas semua yang disebutkan Ombudsman itu menjadi sasaran pemeriksaan kita," jelasnya.

"Di mana, kok sekarang ga ada, siapa yang memindahkan, tentunya memindahkan ini yang bertanggung jawab, kenapa dipindahkan, nanti akan ketemu," sambungnya.

Di sisi lain, Rudi menambahkan sebagai bentuk komitmen total lima orang pejabat Lapas Kelas IIA Cibinong juga telah dicopot dalam rangka pemeriksaan.

Rudi menjelaskan lima pejabat yang dinonaktifkan tersebut merupakan Kalapas, KPLP, Kasi Binadik, Kasi Keamanan dan Keteriban dan Kepala Urusan Umum.

"Akan kami lakukan pemeriksaan, bagaimana peristiwa atau kondisi yang terjadi sampai ditemukan dan sampai hari ini," tuturnya.

Anggota Ombudsman Syafrida Rachmawati Rasahan sebelumnya mengatakan ada sejumlah bangunan berfasilitas lengkap yang ditemukan timnya di area Lapas Cibinong.

Bangunan tersebut dilengkapi ruang tamu, ruang tidur, ruang makan, dapur, televisi, kulkas, serta berbagai perlengkapan rumah tangga lainnya.

Tim Ombudsman sempat meminta keterangan salah seorang penghuni fasilitas tersebut. Orang itu berstatus warga binaan alias narapidana dan mengaku membayar untuk bisa menempatinya.

Namun, Ombudsman belum memperoleh informasi soal besaran harga sebab saat meminta keterangan, tim terhalang petugas yang mendatangi lokasi.

Syafrida juga mengatakan di area hunian mewah, ada fasilitas gym yang sedang dibangun dan rencana pembangunan minigolf. Ombudsman juga menemukan kulkas yang berisi botol minuman keras di wilayah klaster ini.

(tfq/sfr)
placeholder