Banjir Bandang Samosir: Warga Dievakuasi ke Polsek, Masih Takut Pulang

CNN Indonesia
Minggu, 27 Sep 2026 13:55 WIB
Ilustrasi. Banjir bandang. ANTARA FOTO/Fitra Yogi
Medan, CNN Indonesia --

Banjir bandang menerjang Dusun I Sitobu Desa Garoga, Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir, Sumatera Utara (Sumut), pada Sabtu (26/9).

Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan mengatakan korban yang terdampak banjir bandang telah dievakuasi ke Polsek Simanindo. Seluruh warga yang rumahnya terdampak memilih untuk tidak kembali ke rumah masing-masing untuk sementara waktu.

"Dari hasil koordinasi, seluruh warga yang rumahnya terdampak memilih untuk tidak kembali ke rumah masing-masing untuk sementara waktu. Mereka selanjutnya beristirahat di rumah keluarga masing-masing sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya banjir maupun longsor susulan," katanya kepada wartawan, Minggu (27/9).

Rina menyebutkan akibat kejadian tersebut, sejumlah rumah warga terdampak dan akses jalan menuju Dusun I Sitobu tertutup material tanah dan lumpur.

Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak tiga unit rumah warga mengalami kerusakan ringan. Sementara itu, korban jiwa dalam kejadian tersebut tidak ada dan kerugian materiil masih dalam proses pendataan.

"Tiga rumah yang terdampak masing-masing dihuni oleh Lasmaria Sidauruk (57), bersama dua orang lainnya, Saurma Manik (61) bersama tujuh orang lainnya, serta Nurmasta (59) yang tinggal bersama Peter Curson (80). Keduanya merupakan warga negara asing (WNA)," sebutnya.

Bencana banjir bandang tersebut dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan aliran sungai meluap.

"Banjir bandang membawa material tanah dan lumpur dari kawasan perbukitan di sekitar Desa Garoga kemudian terbawa arus dan masuk ke permukiman warga," ujar Rina.

Warga diminta untuk tetap waspada mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana susulan serta memastikan situasi dan kondisi warga tetap aman.

(fnr/dal)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK