Mabes Polri mengambil alih pengusutan kasus kecelakaan maut KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa yang telah menewaskan 67 penumpang dan 68 korban masih dalam pencarian.
Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan kasus tersebut telah dilimpahkan penanganannya dari Polda Kalimantan Selatan kepada Direktorat Polisi Perairan Korps Kepolisian Perairan dan Udara Baharkam Polri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan pelimpahan tersebut dilakukan sebagai upaya keberlanjutan proses penanganan perkara. Isir mengatakan sedari awal Mabes Polri juga telah memberi asistensi mulai dari operasi pencarian dan pertolongan, evakuasi, identifikasi korban, hingga proses penegakan hukum.
"Untuk proses perkaranya, saat ini telah dilimpahkan ke Mabes Polri melalui Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (28/9).
Isir menjelaskan sebelum dilimpahkan, penyidik Polda Kalimantan Selatan juga telah melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap nahkoda, ABK hingga pihak terkait lainnya.
Pemeriksaan itu, kata dia, dilakukan untuk mengungkap kronologi kejadian hingga penyebab utama kecelakaan maut tersebut.
"Penyelidikan dan penyidikan dilakukan secara profesional dengan melibatkan dan berkoordinasi bersama stakeholder terkait, sehingga setiap fakta yang ditemukan dapat menjadi bagian dari proses penanganan perkara sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," jelasnya.
Lebih lanjut, ia memastikan pengusutan perkara akan dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur yang berlaku.
"Polri akan melanjutkan proses perkara untuk memperoleh fakta hukum secara utuh dan menentukan langkah selanjutnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," pungkasnya.
KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9), pukul 02.00 Wita, saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9).
Kapal itu dilaporkan mengalami cuaca buruk dan hilang kontak pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 Wita. Kapal ditemukan pada hari yang sama dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa.
Basarnas melaporkan hingga saat ini sudah ada 175 korban KM Virgo Transport 8 yang telah berhasil ditemukan. Dari jumlah itu, 108 ditemukan selamat dan 67 korban lainnya meninggal dunia.

