Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri disebut bakal menggelar pertemuan lanjutan dengan Presiden Prabowo Subianto, pada 17 Oktober mendatang.
Ketua DPP PDIP Said Abdullah berharap ketua umumnya bisa hadir langsung pada peringatan ulang tahun ke-75 Prabowo, pada tanggal tersebut.
"Memang akan ada pertemuan lanjutan, insyaAllah. Mudah-mudahan pertemuan lanjutan itu bisa di tanggal 17 Oktober ketika Bapak Presiden kita ulang tahun," kata Said di kompleks parlemen, Selasa (29/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan itu disampaikan Said sekaligus menegaskan tak ada pembicaraan politik dalam kunjungan Prabowo ke kediaman Megawati di Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat pada Senin (28/9) petang.
Said menuturkan, dalam pertemuan yang digelar selama sekitar 40 menit itu, Presiden hanya menyampaikan bela sungkawa atas kepergian adik Megawati, Guruh Soekarnoputra.
"Memang singkat karena Bapak Presiden itu kan meluangkan waktu dia di antara kesibukan beliau," katanya.
Said juga menegaskan tak ada pembahasan soal RUU Pemilu dalam pertemuan. Menurut dia, pembahasan seputar RUU Pemilu telah menjadi mandat para anggota DPR dari masing-masing partai.
"Kalau urusan RUU Pemilu dan sebagainya, kan ada Ibu Ketua DPR, ada Dedy Sitorus, ada saya juga keluar masuk ke ruangan Pak Dasco, bicara, bicara dengan partai-partai lain, biasalah itu. Itu levelnya di tempat di DPR sini saja," katanya.
Doakan masa jabatan 5 tahun
Menurut Said, Megawati pada kesempatan itu turut mendoakan agar Prabowo bisa memimpin hingga akhir masa jabatan lima tahun. Dia ingin total periode masa jabatan itu bisa menjadi tradisi karena telah diatur dalam konstitusi.
"Tradisi ketaatan terhadap konstitusi bahwa pemerintahan itu kalau memang dipilih 5 tahun ya kita 5 tahun jaga," katanya.
Prabowo dalam kunjungannya ditemani dua elite Gerindra, yakni Sufmi Dasco Ahmad yang sekaligus Wakil Kedua DPR dan Prasetyo Hadi selaku Menteri Sekretaris Negara. Lalu ada Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Megawati ditemani putrinya yang juga Ketua DPR Puan Maharani dan Said Abdullah yang menjabat Ketua Badan Anggaran DPR.
"Pertemuan ini sangat personal, dan beliau berdua sama sekali tidak ada pembicaraan lainnya, apalagi bicara politik. Pertemuan ini sangat baik, menjaga silaturahmi satu sama lain," kata Said.

