Suyudi Ungkap Survei Masyarakat Percaya Polri: Angka Baik Itu Modal
Calon Kapolri Suyudi Ario Seto mengungkapkan hasil jajak pendapat sejumlah lembaga survei yang menyebut masyarakat percaya dengan Polri.
Pernyataan itu Suyudi sampaikan jelang menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper) di Komisi III DPR RI, kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (1/10).
"Data survei harus dibaca secara jernih, dan tidak dibeli hanya karena menguntungkan institusi," kata Suyudi.
Dia lantas mengurai survei Litbang Kompas yang dilaksanakan pada April 2026 mencatat 82,4 persen responden yakin kinerja Polri akan semakin baik ke depan.
Suyudi juga menyebut citra positif Polri naik dari 64,4 persen pada 2025 menjadi 71,5 persen pada 2026. Kepuasan layanan juga naik dari 65,3 persen menjadi 67,6 persen dan indeks profesionalitas layanan meningkat dari 7,76 menjadi 8,37.
Lihat Juga : |
Untuk jajak pendapat dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada 2025 menyatakan 71 persen responden percaya terhadap Polri dalam penegakan hukum.
"Saya tidak mencampur data ini dengan lembaga lain yang kebetulan menggunakan singkatan LSI," ucap Suyudi.
Sebagai pembanding yang lebih mutakhir, Suyudi lantas menyebut Survei Nasional Indikator Politik Indonesia pada 15-21 Januari 2026 yang mencatat 67 persen responden cukup atau sangat percaya kepada Polri.
"Sikap saya jelas, angka yang membaik adalah modal, bukan alasan untuk berpuas diri, angka yang rendah adalah peringatan, bukan alasan untuk defensif," kata dia.
"Semua survei harus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pengalaman masyarakat ketika berhadapan langsung dengan Polri," imbuh Suyudi.
Lihat Juga : |
Namun dia menggarisbawahi bahwa capaian internal harus dibaca bersama pengalaman masyarakat. Pola pengaduan menunjukkan bahwa penyelidikan atau penyelidikan, pelayanan, kepastian perkara, integritas, dan penggunaan kewenangan tetap menjadi titik yang harus terus dibenahi.
Hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) menyetujui Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri pengganti Listyo Sigit Prabowo.
Seluruh anggota Komisi III yang mewakili delapan fraksi di DPR menyetujui nama Suyudi sebagai calon tunggal Kapolri.
Usai disetujui dalam fit and proper test, nama Suyudi selanjutnya disahkan oleh Paripurna DPR yang dipimpin Ketua DPR Puan Maharani. Rencananya, Presiden akan langsung melantik bersamaan dengan Reshuffle yang akan digelar sore ini.
Suyudi saat ini merupakan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak Agustus 2025. Dia sebelumnya pernah menjabat sebagai Kapolda Banten, dan Wakapolda Metro Jaya.