Calon Kapolri: Penggunaan Kekuatan Harus Sesuai Hukum & Terdokumentasi
Calon Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto menegaskan penggunaan kekuatan kepolisian harus sesuai dengan hukum dan terdokumentasi.
"Penggunaan kekuatan harus sah, diperlukan proporsional, terdokumentasi, dan dapat dipertanggungjawabkan," kata Suyudi saat menjalani uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di Komisi III DPR, kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (1/10) pagi.
Ia menyebut hal ini sebagai salah satu dinamika demokrasi secara domestik. Selain penggunaan kekuatan polisi, ia juga menyebut unjuk rasa harus dilayani dan diamankan sebagai bagian dari demokrasi. Menurutnya, pelaku demokrasi harus dilindungi.
"Peserta damai dilindungi, pelaku kekerasan ditindak berdasarkan perilaku dan bukti," kata Suyudi.
Hal lain yang juga menjadi sorotan Suyudi adalah terkait konflik sosial, konflik di Papua, keamanan perbatasan, premanisme, kejahatan jalanan, judi daring (online), Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), serta kejahatan siber.
Ia menyebut hal tersebut memerlukan pola penanganan yang berbeda tetapi tetap berada dalam satu koridor hukum.