Jadi Menko Polkam, Jejak Karier Dudung Tak Pernah Pudar

CNN Indonesia
Kamis, 01 Okt 2026 14:51 WIB
Dudung Abdurachman, mantan KSAD, kini menjabat Menteri Polkam. Kariernya tak pernah memudar, justru semakin moncer selepas purnatugas dari TNI.
Dudung Abdurachman dilantik Presiden Prabowo menjadi Menko Polkam menggantikan Djamari Chaniago. (Foto: CNN Indonesia/Dela Naufalia Fitriyani)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pensiun dari TNI AD, pamor dan karier Dudung Abdurachman makin melejit. Dudung hari ini resmi diangkat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Polkam) menggantikan Djamari Chaniago.

Dudung sebelumnya menduduki jabatan sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan.

Pria kelahiran 19 November 1965 ini lahir dan besar di Bandung. Ia menempuh pendidikan dasar, menengah, hingga atas di ibu kota Jawa Barat tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah lulus dari SMA Negeri 9 Bandung pada 1985, Dudung berambisi untuk mengabdi kepada negara.

Hal ini ia wujudkan dengan mengikuti Akademi Militer (Akmil) di Magelang.

Namun, selain pendidikan militer, ia juga meraih beberapa gelar pendidikan tinggi. Ia memiliki gelar Sarjana (S-1) dan Magister (S-2) di bidang ekonomi dan manajemen. Pada 2022, ia meraih gelar Doktor (S-3) Ilmu Ekonomi dari Universitas Trisakti.

Dudung juga telah dikukuhkan sebagai Guru Besar (Profesor) dari Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) pada tahun 2023.

Sebelum berkecimpung di kabinet, Dudung sudah kenyam asam garam di dunia militer.

Awalnya, ia ditugaskan di Batalyon Infanteri (Yonif) Raider Khusus 744/Satya Yudha Bakti di Atambua, Nusa Tenggara Timur, sebagai komandan peleton. Penugasan ini berlangsung sejak 1989 hingga 1994.

Selanjutnya, Dudung menduduki posisi sebagai Wakil Komandan Yonif 401/Alugoro dan Banteng Raider, Kepala Staf Kodim 0733/BS Semarang, hingga menjadi Komandan Yonif 143/Tri Wira Eka Jaya (2002-2004), disusul menjadi Dandim di Musi Rawas dan Palembang.

Pangkat yang disandang Dudung pun semakin tinggi. Dari pangkat kolonel, menjadi brigadir jenderal pada 2015, hingga dipromosikan menjadi mayor jenderal kala menjabat Gubernur Akmil pada 2018 hingga 2020.

Ia lalu beranjak menjadi Pangdam Jaya pada 2020. Ketika menjadi Panglima Kodam Jaya, nama Dudung mencuat setelah menurunkan baliho dukungan terhadap Rizieq Shihab. Ia juga sempat mengancam akan membubarkan Front Pembela Islam (FPI).

Pada 2021, Letjen Dudung Abdurachman ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menggantikan Andika Perkasa. Ia kemudian purnatugas pada 19 November 2023.

Sempat jeda hampir setahun, tak membuat karier Dudung meredup. Dari militer, ia beralih ke pemerintahan. Pada Oktober 2024, Dudung mulai menjalankan tugas sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional sekaligus Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP).

Eks KSAD ini lalu dilantik sebagai Kepala KSP di Istana Negara pada Senin (27/4) lalu. Selama menjabat sebagai Kepala KSP, ia banyak buka suara soal program prioritas nasional, terkhususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kini Dudung resmi menjadi Menteri Polkam menggantikan Djamari Chaniago. Dia dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresiden Jakarta bersama sejumlah pejabat lain.

(mou/wis)
placeholder