Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Komjen Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Dedi Prasetyo, Kamis (1/10). Dedy selanjutnya diangkat menjadi Kepala Badan Reforma Agraria.
Wahyu Hadiningrat sebelumnya menduduki jabatan sebagai Asisten Utama Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena) Kapolri.
Penunjukannya menjadi Astamarena dilakukan setelah adanya rotasi sejumlah jabatan di lingkungan Polri oleh Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada September 2024.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wahyu juga pernah menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya pada Agustus 2018.
Sebelumnya, Wahyu pernah menjabat sebagai Kapolres Jakarta Selatan selama empat tahun, yakni pada 2012 hingga 2016. Ia lalu dimutasi ke Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri.
Kemudian, ia menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya.
Di bawah kepemimpinannya, dimulai penyelidikan terkait dugaan pornografi yang melibatkan tokoh Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Selain kasus tersebut, Dirreskrimsus juga menyelidiki koperasi Pandawa.
Berbagai posisi lain di kepolisian juga telah dijajaki oleh Wahyu. Posisi-posisi ini meliputi perwira tinggi Badan Intelijen Polri pada Badan Intelijen Negara (BIN), Direktur Respons Ancaman Deputi Bidang Intelijen Siber BIN, dan Wadir Tipid Siber Bareskrim Polri.
Sebelum menjalani peran sebagai Astamarena, Komjen Wahyu juga memiliki jabatan sebagai Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Asrena).

