Pramono: Balai Kota Akan Kembali Dibuka untuk Warga Tiap Sabtu

CNN Indonesia
Jumat, 02 Okt 2026 13:27 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung umumkan pembukaan Balai Kota untuk kunjungan publik melalui program Namu Balai Kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung umumkan pembukaan Balai Kota untuk publik melalui program Namu Balai Kota. (Foto: CNN Indonesia/Moureen Nathalia Indra)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung umumkan pembukaan Balai Kota untuk kunjungan publik melalui program Namu Balai Kota.

"Balai Kota dan sarana prasarana yang dimiliki oleh Balai Kota yang selama ini tertutup bagi publik, saya izinkan untuk dibuka bagi publik," ujar Pramono kepada wartawan di lingkungan Mal Pelayanan Publik, Jakarta Selatan, Jumat (2/10).

Dengan pengaturan berupa sif atau giliran, katanya, publik dipersilakan untuk melihat secara langsung ruangan-ruangan di Balai Kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bisa melihat ruangan tempat Gubernur dan jajaran rapat, ruangan Gubernur, kemudian tempat untuk melakukan pelantikan, Balairung, Balai Kota, dan sebagainya," ujar politikus senior PDIP itu.

Kunjungan Balai Kota ini merupakan program baru dari Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) bersama dengan Jakarta City Branding (JCB).

Nama programnya, Namu Balai Kota. Melalui program Namu Balai Kota, katanya, masyarakat diajak untuk kenal lebih dekat dengan kompleks Balai Kota DKI Jakarta melalui rangkaian tur, kegiatan edukasi, seni, budaya, kuliner, komunitas, hingga layanan publik.

Uji coba program ini dikabarkan akan dilangsungkan pada Sabtu, 3 Oktober 2026.

Selanjutnya, program akan dilaksanakan setiap Sabtu pukul 08.00 sampai 17.30 WIB.

Hingga kini, belum ada informasi terkait pendaftaran uji coba maupun kunjungan di jadwal kedepannya.

Tetapi, informasi terkait Namu Balai Kota dilaporkan nantinya dapat diakses melalui laman smartcity.jakarta.go.id dan aplikasi JAKI.

Sebelumnya, Balai Kota yang terbuka untuk publik pun pernah dilakukan era Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Saat itu, Ahok mengusulkan agar Balai Kota dapat dikunjungi masyarakat umum pada akhir pekan. 

Akhirnya, pada 12 September 2015, pintu Balai Kota resmi dibuka untuk umum. Tak hanya masyarakat yang ingin berwisata, pedagang kaki lima juga turut meramaikan wisata Balai Kota ini.

Ahok--yang kini politikus PDIP--saat itu dikenal kerap menerima aduan langsung warga di Balai Kota. Dampaknya, antrean warga di depan Balai Kota untuk mengadu langsung permasalahan masing-masing kepada gubernur pun kerap terlihat saat itu.

(mou/kid)
placeholder