Petugas pemadam kebakaran menduga masih ada titik api di area basement supermarket bahan bangunan Trans Home di Jalan Yogya-Solo, Berbah, Sleman, DIY, Jumat (2/10) siang.
Berdasarkan pantauan, asap hitam hingga pukul 11.33 WIB masih nampak mengepul dari dalam area bangunan.
Kasi Ops dan Investigasi Bidang Damkar Satpol-PP Sleman, Nawa Murtiyanto menuturkan, pihaknya memperkirakan proses pembakaran masih berlangsung di dalam basement lantaran volume asap yang keluar dari area gedung masih cukup pekat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masih ada (titik api), itu asapnya masih keluar banyak gitu berarti masih ada, masih ada pembakaran di dalam," kata Nawa di lokasi, Jumat siang.
Hingga saat ini, petugas terus mengupayakan berbagai cara untuk menembus area bawah tanah tersebut, meski selalu terhalang oleh tingginya suhu ruangan serta pekatnya asap.
"Ya sulit aja. Mau dibuat jalur yang biasa kemarin gagal, dibuat jalur alternatif juga gak bisa ditembus. Jadi sudah ada upaya tapi ternyata masih kesulitan. Asap masih tebal, suhu masih tinggi, kayak gitu," kata Nawa.
Selain belum ditemukannya titik pasti sumber api, proses pemadaman di area basement menghadapi kendala lain berupa genangan air sisa pemadaman semalam. Selain itu struktur bangunan yang terus terpapar panas tinggi, sehingga menjadi ancaman keselamatan bagi para petugas di lapangan.
"Menambah risiko bagi petugas kalau kita paksakan," ungkap Nawa.
"Selain itu kan struktur bangunan kan sudah dipanasi selama hampir 24 jam itu tak pikir ya berisiko juga. Jadi kita masih kejar yang ini sebabnya apa, itu tadi sumbernya di mana, bahannya apa," sambungnya.
Demi mengantisipasi perkembangan situasi, lebih dari 30 personel gabungan dari berbagai unsur disiagakan di lokasi kejadian.
Pihak Damkar juga harus memperhitungkan kondisi fisik para petugas serta sarana prasarana yang sudah dikerahkan secara marathon sejak hari pertama.
Mengenai estimasi waktu selesainya pemadaman total, Nawa mengaku belum dapat memprediksinya.
"Belum, belum tahu. Belum diperkirakan. Kita kan juga ngitung sapras ini sebenarnya kan sudah lelah saprasnya, SDM-nya juga wis kelelahan Ini juga harus kita perhitungkan," pungkasnya.
Proses pemadaman sendiri telah berlangsung sejak kejadian kebakaran dilaporkan pada Kamis (1/10) pukul 12.00 WIB berdasarkan keterangan kepolisian setempat.
(kum/gil)
