Jadi Wantimpres, Said Aqil Janji Sampaikan Hal Jujur ke Prabowo

CNN Indonesia
Sabtu, 03 Okt 2026 00:00 WIB
Said Aqil Siraj dilantik jadi Wantimpres. (CNN Indonesia/Dela Naufalia Fitriyani)
Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI Said Aqil Siroj menyebut akan menyampaikan hal dan pertimbangan yang jujur kepada Presiden RI Prabowo Subianto.

Ia mengatakan dalam menjalankan tugasnya ia akan bersikap objektif.

"Tentu akan saya sampaikan kepada Presiden dengan jujur, objektif, dan konstruktif," kata Said usai dilantik di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (2/10).

Mantan Ketua Umum PBNU itu mengatakan terdapat berbagai persoalan strategis bangsa yang harus diatasi bersama.

Ia menyinggung urusan mulai dari penguatan persatuan nasional, kehidupan keagamaan dan kebangsaan, pendidikan, hingga ekonomi.

"Tetapi tentu saya akan melihat apa yang menjadi kebutuhan dan arahan Presiden," ujar dia.

Said mengatakan tugas utama Wantimpres ini merupakan memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden.

Ia juga menyebut bahwa Wantimpres bukan tempat untuk mencari popularitas.

Said menyatakan akan menjalankan amanah itu dengan penuh tanggung jawab serta mengedepankan kepentingan bangsa serta negara.

"Yang lebih utama adalah bagaimana amanah ini dapat saya jalankan untuk memberikan nasihat dan pertimbangan yang konstruktif bagi Presiden demi kepentingan bangsa dan negara," ujarnya.

Di sisi lain, Sekretaris Pribadi Said Aqil, M. Sofwan Erce, mengatakan Ketum PBNU dua periode, yakni 2010-2021 tersebut juga memiliki pengalaman sebagai Anggota MPR RI periode 1999-2004 serta pernah terlibat dalam Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Menurut Sofwan yang juga sebagai Wasekjend PBNU itu salah satu perspektif yang selama ini konsisten dibawa Said Aqil adalah pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

"Kiai Said selalu menekankan bahwa Islam dan kebangsaan bukan sesuatu yang harus dipertentangkan. Bagi beliau, nilai-nilai keislaman dapat menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan, toleransi, keadaban, dan kehidupan demokrasi di Indonesia," ujarnya.

Sofwan menambahkan pengalaman Said Aqil dalam membangun komunikasi dengan berbagai kelompok masyarakat juga akan menjadi bagian penting dalam menjalankan tugasnya di Wantimpres.

"Indonesia adalah bangsa yang sangat besar dan beragam. Karena itu, dibutuhkan perspektif yang luas, dialog, dan sikap yang mampu menjembatani berbagai kepentingan," katanya.

Said Aqil diangkat menjadi satu dari 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden. Wantimpres ini diketuai oleh Menko PMK Pratikno yang juga merangkap sebagai anggota.

Selain Said Aqil, nama-nama lain yang mengisi jajaran Wantimpres ini antara lain istri Presiden ke-4 RI Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid, Rocky Gerung, hingga pakar hukum tata negara Margarito Kamis.

 

(del/dal)


Saksikan Video di Bawah Ini:

VIDEO: Arah Baru PBNU di Era Gus Kikin

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK