Rumah Warga dan Sekolah Rusak Imbas Gempa M6,1 Guncang Sumba

CNN Indonesia
Minggu, 04 Okt 2026 10:25 WIB
Pulau Sumba NTT diguncang gempa bumi bermagnitudo 6,1 pada Minggu (4/10), dan sederet gempa susulan dengan intensitas yang lebih kecil masih terjadi hingga beberapa jam setelahnya. (Istockphoto/ Morrison1977)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dua rumah warga dan fasilitas sekolah rusak akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 yang mengguncang wilayah Kodi, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, mengatakan satu orang juga mengalami luka-luka akibat gempa tersebut.

"Kerusakan tersebut ada di wilayah Perokonda, yakni di SD Islam dan dua rumah warga," kata Teguh Rahayu, seperti diberitakan detikcom pada Minggu (4/10). "Kerusakan di berbagai wilayah dikategorikan sedang, dan diinformasikan ada satu orang luka ringan."

Teguh Rahayu menjelaskan guncangan gempa dirasakan warga pada skala IV hingga VI Modified Mercalli Intensity (MMI).

Skala IV MMI berarti guncangan dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah dan beberapa orang di luar rumah, gerabah pecah, jendela atau pintu berderik, serta dinding berbunyi.

Sementara itu, skala VI MMI berarti getaran dirasakan oleh seluruh penduduk. Sebagian besar warga terkejut dan berlarian keluar rumah, plester dinding berjatuhan, serta cerobong asap pabrik mengalami kerusakan ringan.

"Gempa dapat dirasakan pada skala IV hingga VI MMI," tutur Teguh Rahayu.

Sebelumnya, Pulau Sumba NTT diguncang gempa bumi bermagnitudo 6,1 pada Minggu (4/10), dan sederet gempa susulan dengan intensitas yang lebih kecil masih terjadi hingga beberapa jam setelahnya.

Menurut laporan BMKG, gempa bumi pertama terjadi pada pukul 05.55 WIB di koordinat 9,68 LS-118,96 BT. Lokasi gempa magnitudo 6,0 tersebut terjadi di 10 kilometer selatan Kodi, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur dengan kedalaman 14 kilometer.

(van/end)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK