Warga di Sumsel Meninggal, Diduga Imbas Hirup Asap saat Padamkan Api

CNN Indonesia
Senin, 05 Okt 2026 13:18 WIB
Helikopter Black Hawk VH-UHG milik BNPB melakukan pemadaman kebakaran lahan dari udara (water boombing) di Desa Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Sabtu (12/9/2026). Petugas gabungan dari Manggala Agni Da
Ilustrasi. Kebakaran di Sumsel makan korban jiwa. (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Fikri (51) warga Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), meninggal dunia, saat memadamkan api yang membakar kebun karet miliknya. Korban diduga meninggal setelah menghirup asap tebal. Korban merupakan warga Desa Pulau Beruang, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten OKI. 

Sekretaris BPBD OKI Nova Triyussanto mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (3/10) sekitar pukul 14.00 WIB.

Nova membenarkan bahwa korban meninggal ketika sedang berupaya memadamkan api yang membakar kebun karetnya. Korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, diduga menghirup asap tebal saat proses pemadaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban meninggal dunia dalam upaya memadamkan api, diperkirakan korban meninggal dikarenakan menghirup asap tebal dan pingsan di tempat kejadian," katanya dari keterangan resmi yang diterima, seperti dikutip detikcom, Senin (5/10).

Menurut keterangan dari pihak keluarga, kata dia, korban memang memiliki riwayat penyakit pernapasan atau asma. Korban bekerja sebagai mandor alat berat di sebuah perusahaan, korban juga mengajukan cuti karenakan dirinya hendak mengawasi dan menjaga kebunnya yang dikabarkan dilalap api.

"Menurut keterangan dari istri korban, bahwa korban mengidap riwayat penyakit jantung dan asma," ujarnya.

Triyussanto mengatakan bahwa jenazah korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarga pada Minggu (4/10).

Baca berita lengkapnya di sini.

(tim/dal)
placeholder