Pramono Apresiasi Antusiasme Warga di Hari Pertama Namu Balai Kota

Pemprov DKI | CNN Indonesia
Senin, 05 Okt 2026 14:25 WIB
Pemprov DKI
Foto: Arsip Pemprov DKI
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka Balai Kota untuk masyarakat melalui program Namu Balai Kota. Ruang baru ini dirancang sebagai tempat edukasi, rekreasi, sekaligus pelayanan publik yang memungkinkan warga melihat lebih dekat lingkungan dan aktivitas pemerintahan Jakarta.

Uji coba Namu Balai Kota berlangsung pada Sabtu (3/10) dan mendapat sambutan antusias. Sekitar 300 warga tercatat hadir dalam pelaksanaan perdana. Pemprov DKI menargetkan jumlah pengunjung mencapai sekitar 400 orang setiap kali program digelar setelah berjalan penuh.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengapresiasi tingginya minat warga. Bahkan, panitia disebut harus melakukan penyesuaian sistem kunjungan karena jumlah pengunjung yang datang melampaui perkiraan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alhamdulillah antusiasmenya tinggi sekali. Kan kita sampai ganti shift-shift sebenarnya. Tetapi karena antusiasmenya yang di luar dugaan sehingga kemudian antreannya menjadi panjang. Tetapi prinsipnya adalah karena ini baru hari pertama pasti itu biasa terjadi," ujarnya di Jakarta, Minggu (4/10).

Pramono mengatakan Namu Balai Kota akan dibuka secara rutin sehingga masyarakat memiliki kesempatan untuk mengenal lebih dekat kompleks pemerintahan tersebut.

"Kami akan secara rutin membuka itu supaya warga Jakarta yang ingin tahu tentang Balai Kota dan seluruh isinya kami persilakan."

Namu Balai Kota rencananya dibuka setiap dua pekan sekali, yakni pada Sabtu pukul 08.00-17.30 WIB.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Suharini Eliawati mengatakan program tersebut berangkat dari keinginan Pramono agar Balai Kota tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga ruang yang lebih terbuka bagi masyarakat.

"Ini adalah ide Bapak Gubernur yang ingin Balai Kota menjadi tempat terbuka bagi warganya. Kami ingin warga Jakarta, khususnya anak-anak sekolah, bisa melihat langsung bagaimana Pemprov DKI Jakarta bekerja, sehingga tumbuh rasa bangga dan cita-cita besar untuk kota ini," ujar Suharini.

Program Namu Balai Kota dikembangkan melalui kolaborasi Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta bersama Jakarta City Branding (JCB). Pelaksanaannya turut didukung Biro Umum dan Administrasi Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta serta sejumlah perangkat daerah.

Beragam kegiatan disiapkan bagi pengunjung. Salah satunya Paket Tur Balai Kota yang dipandu Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) DKI Jakarta. Pengunjung juga dapat menikmati Jakarta Cinema Experience (Nonton Pilem) dan mengikuti edukasi jurnalistik anak melalui Kids on Air atau Reporter Cilik.

Selain itu, tersedia Mini Mall Pelayanan Publik, Community Playground untuk kegiatan komunitas, panggung hiburan musik, hingga bazar kuliner.

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi DKI Jakarta Marulina Dewi mengatakan program tersebut diharapkan menjadi cara baru bagi masyarakat untuk mengenal Balai Kota sekaligus mendekatkan pemerintah dengan warga.

"Prinsipnya, warga bukan sekadar tamu, melainkan owner dari Balai Kota ini. Kami ingin anak muda dan berbagai komunitas bisa hadir untuk berkumpul, berkarya, dan merasa makin dekat dengan pemerintahannya," ujarnya.

Tak hanya menawarkan kegiatan edukasi dan rekreasi, Namu Balai Kota juga menghadirkan layanan publik. Melalui Mini Mall Pelayanan Publik, masyarakat dapat mengakses sejumlah layanan seperti perpanjangan paspor, SIM Keliling, Samsat Keliling, serta layanan administrasi kependudukan.

Untuk mengikuti sejumlah kegiatan utama, masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara gratis. Komunitas dan lembaga dapat berpartisipasi melalui undangan resmi, sedangkan masyarakat umum bisa mendaftar secara mandiri melalui laman Smart City Jakarta dan aplikasi JAKI.

Pengunjung yang berhasil melakukan pendaftaran akan menerima konfirmasi melalui email sekaligus pengingat jadwal kunjungan. Reservasi menjadi akses utama untuk mengikuti Paket Tur Balai Kota, Nonton Pilem, dan Reporter Cilik.

Sementara warga yang datang tanpa melakukan pendaftaran tetap dapat menikmati sejumlah fasilitas. Di antaranya layanan Mini Mall Pelayanan Publik, aktivitas komunitas di Community Playground, pertunjukan musik, serta bazar kuliner.

Informasi mengenai jadwal kegiatan dan perkembangan Namu Balai Kota dapat diakses melalui laman resmi Smart City Jakarta serta akun Instagram dan TikTok @namu.balaikota. Masyarakat juga dapat menghubungi email resmi [email protected].

Antusiasme warga terlihat dari pengalaman peserta pada hari pertama. Fakhri Faizullah mengaku senang bisa melihat langsung berbagai fasilitas yang berada di dalam Balai Kota Jakarta. Ia juga berharap semakin banyak warga, terutama generasi muda, yang mengikuti program tersebut.

"Ternyata fasilitasnya lebih bagus daripada yang ditayangkan di TV. Kita juga bisa melihat foto gubernur-gubernur Jakarta terdahulu. Asyik banget pokoknya," tutur Fakhkri.

Peserta lainnya, Siti Fatimah, juga memberikan respons positif. Selain dapat melihat langsung fasilitas Balai Kota, ia menikmati film yang diputar dalam rangkaian kegiatan tersebut.

"Seru banget. Filmnya juga bagus," ucapnya.

(ory/ory)
placeholder