Sugiono menaiki mobil Maung saat menghadiri serah terima jabatan (sertijab) sebagai Menko PMK di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin (5/10).
Sugiono turun dari Maung dengan mengenakan jas dibalut dasi motif biru dipadu dengan songkok hitam di kepala.
Saat menghadiri acara sertijab ini, Sugi didampingi Arrmanatha Nasir dan Deputi Wakil Tetap Republik Indonesia II untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York Yvonne Mewengkang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, hadir juga sejumlah jajaran Menteri Kabinet Merah Putih seperti Menag Nasaruddin Umar, Menko PM Muhaimin Iskandar, Menbud Fadli Zon, hingga Wamenhut Rohmad Marzuki.
Pada kesempatan itu, Sugiono mengungkap setidaknya empat klaster yang menjadi fokusnya usai menjabat Menko PMK.
Sugi menyampaikan klaster itu mencakup mulai dari aspek pendidikan, kesehatan, hingga ketahanan bencana.
Ia mengatakan bahwa saat ini pemerintah mencanangkan beberapa program prioritas yang berkenaan dengan aspek pendidikan.
Sugi menyebut di antaranya target renovasi 300 ribu sekolah dan madrasah, membangun 500 sekolah rakyat, dan membangun 500 sekolah nasional terintegrasi pada 2029.
"Bahkan yang terakhir, yang saya kira juga masih digodok di Kemenko PMK ini adalah rencana Bapak Presiden untuk pendidikan gratis mulai dari prasekolah hingga universitas negeri," kata Sugi dalam acara serah terima jabatan dengan Pratikno di Kemenko PMK, Senin (5/10).
Lalu, aspek kedua adalah bidang kesehatan. Ia menyebut bidang kesehatan merupakan salah satu pilar penting dalam rangka membentuk manusia Indonesia yang unggul.
Ia mengatakan di bawah kepemimpinan Prabowo, pemerintah mencanangkan transformasi besar di sektor kesehatan. Salah satunya, renovasi 10 ribu Puskesmas.
Kemudian membangun dan merevitalisasi 441 Rumah Sakit Umum Daerah di seluruh Indonesia dan pemeriksaan kesehatan gratis.
Sementara itu, Pratikno pada kesempatan ini mengenalkan mengenalkan lima deputi di Kemenko PMK.
Ia menyampaikan Deputi pertama bidang urusan keluarga, anak, perempuan, dan difabel. Deputi kedua urusan kesehatan.
"Deputi tiga itu kependidikan, deputi koordinasi bidang pendidikan. Deputi keempat itu karakter, keagamaan. Dan deputi lima, adalah deputi kebencanaan. Ini adalah deputi-deputi yang ada di kita, di Kemenko PMK," ujar Pratikno.
Pratikno juga optimistis Sugiono dapat dengan piawai menakhodai Kemenko PMK di bawah kepemimpinannya.