Demo Buruh Hari Ini di Gedung DPR, 11 Ribu Aparat Diterjunkan

CNN Indonesia
Selasa, 06 Okt 2026 11:31 WIB
Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia mengusulkan masa Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) maksimal satu tahun dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan yang rencananya disahkan awal Oktober. Hal ini disampaikan oleh Pres
Ilustrasi. Demo buruh di DPR.CNN Indonesia/Putri Kunaefi
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 11.261 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi demo yang digelar oleh massa buruh di depan Gedung DPR/MPR pada Selasa (6/10) hari ini.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan aksi demo Ini digelar oleh Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia. Diperkirakan aksi unjuk rasa tersebut diikuti oleh 6.000 massa.

"Dalam kegiatan ini, personel gabungan pengamanan terdiri dari Polda Metro Jaya, unsur dari TNI, kemudian dari Pemprov DKI, dan pengamanan internal atau Pamdal DPR, itu sejumlah 11.261 personel," kata Onkoseno kepada wartawan, Selasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disampaikan Onkoseno, para personel itu akan ditempatkan di sekitar kawasan Gedung DPR/MPR, kawasan penyangga hingga jalur pergerakan massa peserta aksi demo.

Selain aksi demo buruh, kata Onkoseno, para personel itu juga disiagakan untuk mengamankan berbagai kegiatan masyarakat lainnya yang digelar di wilayah Jakarta.

Onkoseno menyebut pengamanan akan dilakukan secara persuasif dan humanis. Ia memastikan seluruh personel mengikuti arahan dan SOP yang sudah ditentukan, serta tidak bertindak di luar perintah maupun kewenangannya.

"Seluruh personel dalam pelayanan penyampaian pendapat ini juga dilarang untuk membawa senjata api, senjata tajam, maupun benda sejenis, serta menjaga sikap-sikap humanis," ujarnya.

Selain itu, kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan. Namun, pengaturan akan dilakukan secara situasional, tergantung pada dinamika yang terjadi di lokasi.

Lebih lanjut, kepolisian turut mengimbau kepada peserta aksi demo untuk menyampaikan aspirasinya secara tertib, mengikuti arahan petugas, menjaga fasilitas umum dan tidak mudah terprovokasi.

"Bagi masyarakat umum yang akan melintas di sekitar kawasan DPR/MPR, diimbau untuk mengikuti informasi lalu lintas terkini dan mematuhi arahan petugas agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman dan lancar. Masyarakat juga bisa mengikuti akun media sosial Polda Metro Jaya dan TMC Polda Metro Jaya," tutur Onkoseno.

"Pada prinsipnya, Polda Metro Jaya menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Kepolisian hadir untuk memberikan pelayanan agar penyampaian aspirasi berjalan aman dan tertib, sekaligus menjaga kepentingan masyarakat lainnya," sambungnya.

(dis/dal)
placeholder