Menjelang babak penilaian 10 finalis Benyamin S Award, Kelurahan Kelapa Gading Timur gelar Kelapa Gading Street Fest di Taman Joging 1, Jl. Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (6/10).
Festival ini diisi dengan sejumlah mata acara yang diikuti oleh masyarakat setempat, misalnya Eco Fun Run bagi warga yang ingin berolahraga. Sedangkan, bagi masyarakat yang ingin mengecek kesehatannya, layanan cek kesehatan gratis pun tersedia.
Selain itu, terdapat pula penampilan hiburan dalam Eco Culture Parade dan pameran, hingga opsi berbelanja di booth kuliner dan UMKM.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemeriahan Kelapa Gading Street Fest disaksikan langsung oleh Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat. Selain itu, jajaran juri dalam Benyamin S Award juga turut hadir dalam festival ini. Salah satunya ialah Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta bidang Pembangunan dan Tata Kota Nirwono Joga.
Kedatangan wali kota hingga jajaran juri disambut dengan tradisi penyambutan ala Betawi, Palang Pintu. Sejumlah anak dari Sanggar Satya Bhinneka saling berbalas pantun dan menampilkan pencak silat untuk membuka acara.
Lihat Juga : |
Walau diadakan pada pagi hari dan di hari kerja, antusiasme warga tidak surut. Mereka bahkan berbondong-bondong berbaris di bagian samping jalan untuk menyaksikan pawai dari peserta didik SMKN 33 Jakarta dan warga setempat.
Di sisi jalan lainnya, terlihat pula deretan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang sedang berjualan. Produk yang tersedia pun bervariasi, mulai dari batik, aneka aksesoris, makanan pecak ikan nila, hingga minuman es selendang mayang. Dewan juri dan tokoh pemerintah daerah yang datang diajak untuk mengelilingi setiap UMKM.
Sejumlah penampilan juga mengisi kesemarakan dalam festival ini. Penampilan seperti tarian tradisional hingga angklung menunjukkan aktivitas kesenian yang dimiliki oleh Kelurahan Kelapa Gading Timur.
Lurah Kelapa Gading Timur Nani ungkap proses di balik penyelenggaraan festival Kelapa Gading Street Fest ini.
"Persiapan ini kami berkolaborasi, tidak sendiri, tetapi semua elemen dari masyarakat, RT, RW, PKK, semuanya, tiga pilar terutama juga dari unsur camat kemudian wali kota juga mendukung terselenggaranya acara ini," ujar Nani, Selasa (6/10).
Kelurahan Kelapa Gading Timur sendiri telah masuk ke dalam jajaran 10 finalis. Nani pun ungkap rasa syukur dan kesiapannya untuk mendukung rangkaian Benyamin S Award 2026.
"Kita akan tunjukkan bahwa kelurahan Kelapa Gading Timur dengan destinasi dan potensi wilayahnya adalah bagian dari wujud nyata dari kita mendukung Benyamin S Award 2026," jelasnya.
Selain itu, Nani juga menyatakan target yang ia sasar untuk penghargaan ini.
"Siap, kita pasti bisa. Targetnya satu di tangan," ungkapnya.
Benyamin S Award (BSA) merupakan ajang penghargaan yang diberikan bagi kelurahan di DKI Jakarta yang dapat meningkatkan kualitas wilayahnya. Aspek-aspek yang dinilai berkaitan dengan dedikasi kelurahan dalam mewujudkan Jakarta yang bersih, nyaman, indah, dan sejahtera.
Acara ini digelar oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lebih tepatnya Biro Kerja Sama Daerah, Sekretariat Daerah DKI Jakarta. Puncak dari penyelenggaraan BSA akan dilangsungkan pada 30 Oktober mendatang.

