Festival Harmoni Utan Kayu Selatan Sambut Benyamin S Award
Kelurahan Utan Kayu Selatan, Jakarta Timur, menyambut Benyamin S Award dengan meriah dalam Festival Harmoni Utan Kayu Selatan, Selasa (6/10).
Lurah Utan Kayu Selatan Ria Handayani sebut kemeriahan Festival Harmoni Utan Kayu Selatan dapat terjadi berkat kerja sama seluruh warga.
"Jadi, ini semua partisipasi dari kita semua warga UKS (Utan Kayu Selatan), untuk UKS, demi kemajuan dan kesuksesan UKS," ujar Ria usai mengikuti rangkaian acara festival.
Tak hanya oleh warga, Ria menjelaskan bahwa kolaborasi juga terjalin antara pengurus wilayah setempat.
"Idenya ini tidak luput dari saya kolaborasi teman-teman saya di kelurahan, tingkat kota, tingkat kecamatan, sama RT, sama RW," katanya.
Ia pun cerita telah pulang jam 11 malam selama seminggu untuk menyiapkan rangkaian kegiatan festival ini.
Festival ini sendiri diselenggarakan dalam momentum menuju tahap penilaian tatap muka Benyamin S Award. Dalam penyelenggaraannya, rangkaian acara memang terbilang cukup padat.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 12.00 siang dengan penyambutan juri dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Mereka disambut oleh warga dengan aksi balas pantun atau tradisi Palang Pintu.
Setelah itu, karnaval atau pawai pun dimulai. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak kecil, siswa SMP dan SMA, hingga orang-orang tua sudah berbaris di sepanjang jalan untuk ikut menyaksikan.
Masyarakat umum, pengurus Posyandu, guru, para pemimpin agama, hingga anggota sanggar turut meramaikan pawai. Ada yang membawa papan tulisan biasa, dan ada pula yang sampai menampilkan pertunjukkan seni.
Seusainya penampil pawai terakhir berjalan, lurah dan para pengurus wilayah lainnya mulai memandu aktivitas keliling wilayah. Dari aktivitas keliling ini, dapat terlihat tanaman-tanaman hijau yang berada di sepanjang jalan, mural-mural, hingga lahan besar yang digunakan untuk menanam hidroponik.
Festival Harmoni Utan Kayu Selatan juga diisi dengan pertunjukan musik serta festival makanan dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
Selain menyelenggarakan festival, Ria sebut Kelurahan Utan Kayu Selatan juga tengah mempersiapkan diri untuk tahap penilaian tatap muka 10 finalis.
"Persiapannya nanti akan lebih dimatangkan lagi poin-poin yang akan kita sampaikan, yang akan kita promosikan, terutama yang bisa mendongkrak nilai kita," ujar Ria.
Ia pun sebut telah mengantongi sejumlah catatan terkait hal yang perlu disiapkan dan ditonjolkan ketika tahap penilaian tatap muka.
"Seperti misalkan kita membuat jalan swadaya sampai akhirnya bisa dilakukan oleh seluruh warga di wilayah Kelurahan Utan Kayu Selatan. Begitu juga dengan web-web, itu nanti diminta seluruh RW akan ada web terkait dengan pelayanan," katanya.
Tahap penilaian tatap muka finalis ini akan menjadi tahapan sebelum pengumuman pemenang pada acara puncak Benyamin S Award. Acara puncak dijadwalkan untuk berjalan pada akhir Oktober 2026.
Penghargaan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini dinamakan berdasarkan seniman legendaris Betawi, Benyamin Sueb. Namun, tak hanya itu, nama tersebut juga merupakan akronim dari Bersih, Nyaman, Indah, dan Sejahtera.
Keempat hal tersebut merupakan empat pilar penilaian yang akan menjadi pertimbangan dalam menilai potensi dan inovasi para kelurahan yang menjadi finalis.
(mou/fra)