Rekrutmen TNI/Polri Utamakan Intelektualitas, Tak Soal Pakai Kacamata

CNN Indonesia
Rabu, 07 Okt 2026 20:25 WIB
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. dan para Kepala Staf Angkatan menghadiri taklimat Presiden RI Prabowo Subianto kepada 800 perwira tinggi TNI-Polri dari seluruh Indonesia di Kompleks Ista
Taklimat Presiden RI Prabowo Subianto di hadapan 800 Perwira Tinggi TNI/Polri yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta. (Puspen TNI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menko Polkam Dudung Abdurachman menyebut rekrutmen prajurit TNI/Polri ke depan takkan hanya melihat dari segi fisik tapi juga aspek intelektual.

Ia menyampaikan itu usai mendengarkan taklimat Presiden RI Prabowo Subianto di hadapan 800 Perwira Tinggi TNI/Polri yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (7/10).

"Kemudian harus menyiapkan juga secara profesional baik sistem rekrutmen ke depan itu adalah tidak serta melihat tentang fisik tetapi adalah intelektual," kata Dudung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dudung bahkan menyinggung bahwa tidak menjadi masalah bagi mereka yang mengenakan kacamata tetapi memiliki intelektualitas tinggi.

Ia mengatakan Prabowo meminta agar TNI/Polri adaptif terhadap perkembangan zaman ke depan.

"Karena tantangan ke depan ini kan, perang itu kan, perang hibrid perang pakai drone dan sebagainya sehingga itu yang menjadi konsen dari Bapak Presiden," ucap dia.

Selain itu, Dudung mengatakan situasi global hari ini juga tidak menentu dan memerlukan peningkatan profesionalisme prajurit ke depannya.

"Bagaimana proses profesionalisme prajurit harus ditingkatkan baik pendidikan maupun latihan jadi itu yang menjadi sentralnya menurut saya," ujarnya.

Pada Rabu (7/10), Prabowo mengumpulkan 800 Pati TNI/Polri di Istana Kepresidenan Jakarta.

Mereka berdatangan sejak Pukul 09.00 WIB den keluar menjelang Pukul 16.30 WIB. Di dalam, mereka mendengarkan taklimat dari Prabowo.

(mnf/isn)
placeholder