Tim Penilai Benyamin S Award Sambangi 3 Festival Kelurahan di Jakbar
Tim Penilai Benyamin S Award sambangi tiga festival yang diadakan di tiga kelurahan finalis di Jakarta Barat, Kamis (8/10). Tiga kelurahan tersebut adalah Srengseng, Sukabumi Utara, dan Taman Sari.
Salah satu juri yang juga Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta bidang Pembangunan dan Tata Kota Nirwono Joga hadir didampingi anggota tim penilai lainnya, yakni Ketua Umum Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Lingkungan Indonesia Endra S Atmawidjaja dan Dewan Pembina Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI) Wicaksono Sarosa.
Setelah menyambangi ketiga festival, Nirwono sebut telah mengantongi tiga catatan. Yang pertama, ia menyoroti bagaimana masing-masing kelurahan memiliki potensi yang luar biasa.
"Semua mempunyai kegiatan-kegiatan yang merupakan inisiatif mereka sendiri, ya. Jadi ini perlu kita apresiasi dalam waktu yang cukup pendek sebenarnya, tapi mereka sudah mampu menyiapkan semua kegiatan dengan baik," kata Nirwono.
Selain itu ia juga melihat banyak perkembangan dalam penataan empat kategori Benyamin S Award.
"Kita lihat juga banyak sekali progresnya dalam penataan empat kategori, ya. Bagaimana upaya mereka lakukan dalam kategori bersih, nyaman, indah, dan sejahtera," ujarnya.
Terakhir, ia sebut pelaksanaan festival ini menjadi modal atau persiapan bagi para lurah menuju babak final di pekan depan.
Pada tahapan sebelumnya, tim penilai lebih fokus dalam melihat potensi apa yang ingin dikembangkan di titik-titik kelurahan. Namun, pada tahap ini, penilai hendak melihat bagaimana seluruh potensi tersebut dirangkai menjadi satu rangkaian festival.
"Tujuannya apa? Kita harapkan ke depan nanti, apalagi menjelang lima abad Jakarta, kita membayangkan seluruh kelurahan-kelurahan tadi itu bisa membuat festival yang menarik sehingga sepanjang tahun, dari Januari sampai dengan Desember, kita punya potensi untuk menyelenggarakan festival dalam merayakan 500 tahun Kota Jakarta," kata Nirwono.
Sementara itu Wicaksono Sarosa berharap program bersih, sejahtera, nyaman, indah di wilayah bukan hanya pada waktu award saja.
Dengan menerapkan aspek-aspek ini dalam keseharian, kelurahan diharapkan dapat terus berkembang dan menyejahterakan warga.
Ketiga kelurahan ini bersama dengan tujuh kelurahan finalis lainnya akan berpartisipasi dalam tahap penilaian presentasi tatap muka pada 15 Oktober 2026.
Rangkaian Benyamin S Award, yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini, akan ditutup dengan acara puncak di akhir Oktober mendatang.
(mou/sur)