Kronologi Pengungkapan Markas Judol di Kompleks Perumahan TNI AD

CNN Indonesia
Kamis, 08 Okt 2026 17:18 WIB
TNI AD mengungkap dugaan judi online di rumah dinas Cijantung. 11 orang ditangkap termasuk barang bukti. (Foto: ANTARA FOTO/AULIYA RAHMAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

TNI Angkatan Darat (TNI AD) mengungkap dugaan aktivitas judi online (judol) yang beroperasi di sebuah rumah di Kompleks Perumahan Angkatan Darat (KPAD), Cijantung, Jakarta Timur.

Berdasar keterangan tertulis TNI Angkatan Darat, pengungkapan berawal dari laporan warga yang mencurigai aktivitas tidak wajar di salah satu rumah di lingkungan tersebut, Minggu (4/10).

Personel Kodim 0505/Jakarta Timur bersama unsur kewilayahan lalu mendatangi lokasi.

Di lokasi, sebanyak 11 orang yang diduga sebagai operator diamankan, serta sejumlah barang bukti berupa 32 unit komputer, 14 telepon seluler, dan sembilan KTP.

Dari 11 orang yang diamankan, seluruhnya merupakan warga sipil. Terdiri atas enam laki-laki dan lima perempuan.

"Selanjutnya dibawa ke Denpom untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman terkait aktivitas yang dilakukan di lokasi tersebut," dikutip dari keterangan tertulis Dinas Penerangan Angkatan Darat, Kamis (8/10)

Lokasi kemudian dipasang garis polisi dan aliran listrik dipadamkan untuk kepentingan pengamanan serta pemeriksaan lebih lanjut.

Saat ini, proses pemeriksaan dan pendalaman terhadap para terduga operator serta barang bukti masih berlangsung.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan setiap laporan mengenai dugaan pelanggaran akan direspons secara cepat dan ditindak tegas apabila terbukti.

"Pokoknya, kalau ada laporan, kita pasti tindak tegas. Kalau kita, pasti respons cepat," kata Maruli.

Maruli juga mengatakan dalam proses pendalaman terbukti terdapat prajurit TNI AD yang terlibat, memberikan fasilitas, atau melakukan pelanggaran terkait aktivitas tersebut. TNI AD disebut akan mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

(wis/wis)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK