Kapendam: Letkol Arman Sewakan Rumdin, Penyewa Jadikan Markas Judol

CNN Indonesia
Jumat, 09 Okt 2026 20:25 WIB
Ilustrasi. Letkol Arh Noor Iskak mengungkap dugaan penyewaan rumah dinas TNI kepada warga sipil dan disalahgunakan untuk judi online. (iStockphoto/bluebeat76)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kapendam Jaya Letkol Arh Noor Iskak mengatakan Letnan Kolonel (Inf) Arman diduga menyewakan rumah dinas TNI ke warga sipil.

Rumah yang berada di KPAD Cijantung, Jakarta Timur tersebut diduga disalahgunakan oleh penyewa sebagai markas judi online (judol).

"Iya ini ada penyalahgunaan rumah dinas Letkol A. Rumah dinas disewakan ke masyarakat sipil dan disalahgunakan oleh si penyewa," kata Iskak saat dihubungi, Jumat (9/10).

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal TNI Muhammad Nas menegaskan prajurit TNI yang terlibat praktik judi online akan diberikan sanksi.

"Proses hukum sedang berjalan, pasti sanksi diberikan sesuai tingkatan pelanggaran hukumnya," kata Nas.

Ia melanjutkan saat ini pihak Pomdam Jaya telah menahan satu prajurit bernama Letnan Kolonel (Inf) Arman yang diketahui sebagai Kepala Seksi Intelijen Garnisun Tetap (Gartap) 1/Jakarta.

"Rumah dinas itu ditempati oleh yang bersangkutan dan sudah ditahan dalam rangka pemeriksaan di Pomdam Jaya," kata Nas.

Hingga kini pihak Pomdam Jaya masih menelusuri keterlibatan prajurit TNI AD itu dalam kasus judi online ini.

Sebelumnya, TNI AD mengungkap dugaan praktik pengoperasian judi online (judol) di sebuah rumah di KPAD Cijantung, Jakarta Timur, Minggu (4/10).

Saat melakukan pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan sejumlah komputer di beberapa ruangan yang diduga digunakan untuk mengoperasikan sistem judol.

Sebanyak 11 orang warga sipil yang terdiri atas enam laki-laki dan lima perempuan diamankan dari rumah tersebut dan dibawa ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) untuk menjalani pemeriksaan.

Sejumlah barang bukti disita yakni 32 unit komputer, 14 telepon seluler, dan sembilan KTP.

(yoa/antara/isn)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK