Gubernur Ahmad Luthfi Lepas 34 Atlet Jateng ke Asian Para Games 2026

Pemprov Jateng | CNN Indonesia
Minggu, 11 Okt 2026 12:17 WIB
(Foto: Arsip Pemprov Jateng)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Ahmad Luthfi melepas 34 atlet paralimpik serta 16 pelatih dan ofisial asal Jawa Tengah (Jateng) sebagai perwakilan Indonesia dalam sembilan cabang olahraga Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang pada 19-24 Oktober.

Kepada para atlet yang menjadi bagian tulang punggung kontingen Indonesia itu, Luthfi berpesan agar mereka berjuang dengan gigih, membawa kehormatan bangsa di kancah internasional.

"Saya hari ini memberangkatkan atlet Asian Para Games ke-5 di Nagoya. Dari 219 orang kontingen Indonesia, 50 orang di antaranya berasal dari Jawa Tengah. Mereka nanti akan membawa nama dan marwah Jawa Tengah dan nasional," kata Luthfi di Sukoharjo pada Sabtu (10/10).

Ahmad Luthfi yang juga Bapak Disabilitas Jawa Tengah mengaku bangga atas prestasi yang selama ini ditorehkan oleh atlet paralimpik. Banyaknya atlet yang terpilih mewakili Indonesia membuktikan bahwa National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jateng masih menjadi barometer paralimpik di Indonesia.

Untuk itu, Luthfi meminta para atlet dan pelatih agar pantang menyerah, serta menunjukkan karakter Jateng dan Indonesia di mata dunia. Ia juga berharap wakil dari Jateng dapat kembali memberikan sumbangsih medali dan prestasi tinggi untuk Indonesia.

"Tunjukkan bahwa kiblatnya paralimpik nasional ada di Jawa Tengah," katanya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov Jateng) dipastikan memberikan perhatian lebih kepada atlet-atlet berprestasi. Khusus untuk disabilitas, Pemprov Jateng memberikan afirmasi kepada atlet berprestasi untuk mendapat jaminan kesejahteraan.

"Kelompok disabilitas dan kelompok rentan ini harus diopeni dan diperhatikan. Jawa Tengah punya program bagi mereka yang punya keahlian, kita masukkan ke BUMD dan BUMN. Juga kita berikan keterampilan bagi kelompok rentan agar bisa mandiri," tutur Luthfi.

Ketua Umum NPCI Jateng, Osrita Muslim mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai pelatihan kepada para atlet melalui pelatnas. Harapannya, dapat meraih medali di Asian Para Games 2026.

Osrita menyampaikan, Jateng menjadi provinsi yang mengirim wakil terbanyak untuk kontingen Indonesia. Menurutnya, hal ini tak terlepas dari dukungan Pemprov Jateng dalam mengembangkan dan membina atlet NPCI Jateng.

Adapun 34 atlet paralimpik asal Jawa Tengah yang akan berangkat ke Nagoya terdiri atas Boccia 4 atlet, Para Anggar 1 atlet, Para Angkat Berat 4 atlet, Para Atletik 10 atlet, Para Balap Sepeda 2 atlet, Para Bulutangkis 7 atlet, Para Judo 3 atlet, Para Renang 1 atlet, dan Para Tenis Meja 2 atlet.

"Target di Nagoya nanti tentu pengennya emas semua, tapi secara realistis disesuaikan dengan rekor para atlet. Kira-kira empat medali emas dari Jateng, salah satunya dari cabor bulutangkis," katanya.

Para atlet yang diberangkatkan pun mengaku siap bertanding melawan negara-negara Asia lainnya di Asian Para Games 2026. Berbagai pelatihan yang dijalani disebut memberikan kepercayaan diri untuk memberikan prestasi terbaik untuk Indonesia.

"Kami sudah siap. Lawan terberat saat ini adalah China. Tapi kami optimis. Dukungan dari Pemprov juga bagus dari fasilitas dan lainnya," ujar Didit Diantoro, atlet Para Anggar asal Kebumen.

(rea/rir)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK