Kronologi Jasad Terbungkus Sleeping Bag di Jakbar Versi Polisi
Polisi mengungkap kronologi penemuan jasad pria inisial MF (24) yang ditemukan dalam kondisi terbungkus sleeping bag dalam sebuah kamar kos di Kebon Jeruk, Jakarta Barat (Jakbar).
Kapolres Jakarta Barat, Kombes Nasriadi mengatakan jasad korban ditemukan saat seorang pengantar makanan mendatangi indekos atas pesanan kakak kandungnya, Fani.
Nasriadi menyebut kakak korban meminta pengantar makanan mengecek kondisi adiknya karena sudah beberapa hari tidak bisa dihubungi.
"Saudara Haidir Muhammad menerima pesanan makanan dari Fani selaku kakak kandung korban yang mana Fani yang memesan makanan untuk di antar ke alamat korban, sambil diminta untuk mengecek keberadaan korban," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (11/10).
Lihat Juga : |
Ia menjelaskan korban sempat mengeluh sakit kepada keluarganya. Nasriadi mengatakan keluarga korban yang khawatir kemudian memesan makanan melalui layanan Gojek dan meminta pengantar mengecek keberadaan korban.
"Fani kwatir dan ingin mengecek keadaan serta keberadaan korban, sambil mengirim makanan melalui layanan Gojek," ujarnya.
Setibanya di indekos, ia menyebut pengantar makanan meminta bantuan penjaga kos, Nila untuk menunjukkan kamar korban. Mereka kemudian mengetuk pintu, tetapi tidak mendapat respons.
Nasriadi menyebut ketika itu pintu kamar terkunci dari dalam dan tidak bisa dibuka menggunakan kunci cadangan gagal. Atas persetujuan penjaga kos dan kakak korban, kata dia, pintu akhirnya didobrak.
Ia mengatakan ketika itulah korban ditemukan dalam posisi telentang dengan tubuh terbungkus kain hitam menyerupai sleeping bag.
"Setelah pintu berhasil di buka diketahui korban sudah dalam posisis terlentang dengan keadaan terbungkus kain berwarna hitam, sejenis sleeping bag (kain pembungkus untuk tidur dilapangan)," ujarnya.
Polisi kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan awal tim identifikasi Polres Metro Jakarta Barat, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Di dalam kamar, polisi juga menemukan sejumlah barang berupa satu botol obat Chlorofrm Lem Aclyric, satu botol Super Rush, dan satu botol Vanessa Co.
"Terdapat beberapa obat seperti 1 botol obat ChLorofrm Lem Aclyric, 1 botol Super Rush, 1 botol Vanessa Co," ujarnya
Jenazah korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga memeriksa rekaman CCTV dan meminta keterangan sejumlah saksi guna menyelidiki penyebab kematian korban.
Sebelumnya, penemuan jasad tersebut viral di media sosial karena korban disebut meninggal dunia dalam kondisi menyerupai mumi. Kapolsek Kebon Jeruk AKP Darto Napitupulu mengatakan korban terbungkus sleeping bag.