Foto Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud sedang berada di Singapura viral di media sosial.
Dari foto yang beredar seperti dilihat Senin (12/10), Rudy sedang duduk sementara depannya terlihat seorang diduga wanita yang sedang menyantap makanan.
Narasi yang beredar, Rudy berada di sebuah hotel di Singapura sedang menyantap sarapan pagi. Namun foto itu tak menyebut rinci kapan peristiwa terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Diskominfo Kaltim Ririn Sari Dewi mengungkap Rudy memang sempat ke Singapura pada Sabtu (10/10) untuk medical check up atau pemeriksaan kesehatan rutin.
Ririn tidak menjelaskan secara detail apakah Rudy memiliki masalah kesehatan atau tidak.
"Medical check up rutin sih," sambungnya.
Ririn turut memberikan jadwal harian Rudy kepada detikcom. Pada jadwal Sabtu (10/10), Rudy berada di Singapura untuk menjalani pemeriksaan kesehatan di RS Mount Elizabeth, Singapura.
Dia menjelaskan pemeriksaan kesehatan di Singapura telah mendapat persetujuan lisan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Permohonan tertulis juga disampaikan secara paralel karena bertepatan dengan akhir pekan.
Kemudian, pada Senin (12/10) siang, Rudy telah kembali ke Jakarta. Lalu pada sore harinya, Rudy sudah tiba di Balikpapan untuk menjalankan agenda pemerintahan.
"Bapak (sekarang) di Balikpapan," ucap Ririn.
Ketika ditanya soal foto yang beredar, Ririn menyebut momen tersebut diambil saat Rudy sedang sarapan di hotel.
"Iya (foto yang beredar) pas sarapan Minggu pagi, nginap di hotel terus langsung balik Jakarta," jelasnya.
Karhutla Kaltim
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan mencatat ada 127 kejadian per 12 Oktober.
"Per 12 Oktober 2026 pukul 09.00 Wita, telah tercatat sebanyak 127 kejadian kebakaran lahan di Kota Balikpapan sepanjang tahun 2026," kata Kepala BPBD Kota Balikpapan Usman Ali, Senin (12/10).
Kebakaran ini menimpa lahan yang didominasi tanaman jenis vegetasi dengan luas lahan yang terbakar sekitar 81 hektare.
"Perkiraan total luas lahan terbakar mencapai 81 hektar atau setara dengan 810.156 meter persegi. Kejadian ini menimpa (lahan yang dipenuhi) ilalang serta semak belukar," ujarnya.
Kabut asap kembali menyelimuti Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat kondisi ini dipengaruhi oleh akumulasi asap karhutla.
Pengamatan detikKalimantan, kondisi udara tampak lebih pekat dibandingkan hari-hari sebelumnya. Kondisi ini juga membuat jarak pandang terbatas meski masih dalam batas normal.
Ketua Tim Kerja Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Huda Abshor Mukhsinin, mengatakan kepekatan asap terutama terlihat pada pagi hari ketika suhu udara cenderung lebih rendah.
Dalam beberapa hari terakhir, karhutla terpantau terjadi di wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Asap dari kebakaran tersebut terbawa pergerakan angin ke utara hingga mencapai wilayah Kalimantan Timur.
"Terpantau karhutla masih terjadi di sekitar Kalteng dan Kalsel yang membawa asap ke utara menuju Kaltim," kata Huda.
Selain dari kedua provinsi tersebut, kebakaran di wilayah Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara (PPU) dilaporkan semakin intens. Kondisi ini menambah sumber asap di wilayah selatan Kalimantan Timur.
"Wilayah PPU dan Paser juga mengalami karhutla yang semakin intens. Ini membuat potensi panas di wilayah selatan Kalimantan meningkat," ucapnya.
Baca selengkapnya di sini...
(tim/wis)
