Sejumlah Penerbangan di Papua Terkendala Asap Karhutla yang Belum Reda

CNN Indonesia
Selasa, 13 Okt 2026 15:34 WIB
Suasana di Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, akibat kabut asap yang disebabkan karhutla. (ANTARA/HO/Dokumentasi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah penerbangan dari Bandar Udara Internasional Sentani di Kabupaten Jayapura ke beberapa kota tujuan di Tanah Papua seperti di Timika (Papua Tengah), Wamena (Papua Pegunungan), dan Sorong (Papua Barat Daya) tertunda akibat kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Awal pekan ini, Senin (12/10), Humas Bandar Udara Internasional Sentani, Jayapura (Papua), Syahrial mengatakan ada sejumlah maskapai yang terpaksa menunda penerbangan dari sana ke beberapa kota tujuan akibat asap dari karhutla di kota tujuan.

"Memang benar akibat (asap) karhutla keberangkatan sejumlah ditunda terutama ketiga kota yang dilayani penerbangan dari Bandara Sentani yaitu ke Timika, Wamena dan Sorong," ujar dia, Senin kemarin, dikutip dari Antara.

Dari data yang diterima diketahui sejumlah maskapai yang sempat melakukan penundaan yakni Lion Air, Garuda, Wings Air, Trigana Air, dan Sriwijaya Air, kata Syahrial.

Ia mengatakan, penerbangan yang sempat ditunda akibat asap karhutla yaitu Lion Air JT-985 rute Jayapura Timika (DJJ-TIM), Garuda Indonesia GA653 rute DJJ-TIM, Wings Air IW1635 rute Jayapura ke Wamena (DJJ-WMX), Lion Air JT799 rute DJJ-SOQ (Sorong), Sriwijaya Air SJ876 rute DJJ-WMX dan Sriwijaya Air SJ789 rute DJJ-TIM.

Para penumpang sempat menunggu di Bandara Sentani, untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut.

Sementara itu, Deputi Area Manager Trigana Papua Irwan Rochendi secara terpisah mengatakan pada Senin kemarin, penerbangan ke Wamena sudah dilaksanakan walaupun sempat ditunda.

"Untuk penerbangan ke Wamena, sudah dilaksanakan sekitar jam 12.00 WIT, baik pesawat penumpang maupun kargo, setelah sempat ditunda," kata Irwan.

Menurut dia, penerbangan tujuan Dekai sempat ditunda, begitu juga penerbangan ke wilayah Provinsi Papua Selatan seperti ke Tanah Merah di Kabupaten Boven Digoel, Merauke. Lalu penerbangan ke Kabupaten Mappi dan Ewer di Kabupaten Asmat.

"Untuk ke Tanah Merah, pelayanan penerbangan sudah dihentikan sejak Jumat (9/10), akibat jarak pandang yang hanya sekitar 300 meter," kata Irwan Rochendi.

Papua Barat

Sementara itu, Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Rendani Manokwari, Papua Barat, mengutamakan keselamatan penerbangan saat terjadi gangguan atau kendala kabut asap karhutla dari wilayah sekitar maupun Provinsi Papua Selatan.

Kepala UPBU Kelas II Rendani Manokwari Herman Sujito mengatakan kabut asap menyebabkan jarak pandang pilot tidak sesuai ketentuan keselamatan penerbangan, sehingga kerap terjadi pembatalan maupun perubahan jadwal.

"Sejak akhir September hingga Oktober saat ini, terjadi peningkatan delay (perubahan jadwal) bahkan pembatalan karena penurunan visibilitas (jarak pandang)," ujarnya, Senin kemarin dikutip dari Antara.

Dia menyebut penerbangan Jumat (9/10) berjalan lancar dengan total penumpang datang maupun berangkat 599 orang, namun kabut asap kembali menyelimuti kawasan Bandara Rendani pada Sabtu (10/10) sehingga seluruh penerbangan dibatalkan.

Kondisi serupa terjadi pada Minggu (11/10) pagi hingga siang yang menyebabkan sejumlah rute penerbangan dari dan menuju Manokwari mengalami perubahan, dan sekitar pukul 22.30 WIT satu maskapai milik Lion Grup berhasil mendarat.

"Hari Minggu, dua maskapai yang seharusnya mendarat pagi, terpaksa tunda dan bisa berhasil mendarat siang. Satu maskapai lagi mendarat malam, dan terbang kembali Senin dini hari," ujarnya.

Untuk Senin, kata dia, rute penerbangan yang mengalami pembatalan hanya dari dan ke Sorong, Papua Barat Daya karena kabut asap mengganggu jarak pandang pilot, sedangkan wilayah lain berjalan normal seperti sediakala

Perubahan jadwal penerbangan akan disesuaikan dengan laporan terbaru tentang kondisi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), serta jarak pandang keselamatan operasional yang telah ditentukan.

"Hari ini hanya penerbangan dari dan ke Sorong saja yang terganggu, karena kabut asap menyelimuti wilayah Sorong," ucap Herman, Senin kemarin.

Menurut dia, pihak maskapai menjamin pengembalian biaya tiket secara penuh tanpa potongan kepada penumpang serta memfasilitasi penjadwalan ulang rute keberangkatan, karena pembatalan tersebut terjadi di luar kendali manusia.

Masyarakat diharapkan dapat memahami kondisi tersebut sekaligus rutin mengecek informasi cuaca melalui kanal-kanal resmi BMKG sebelum memutuskan untuk melakukan perjalanan menggunakan transportasi udara.

"Manokwari kena dampak kabut asap karhutla yang terjadi di Kabupaten Fakfak dan Teluk Bintuni (Papua Barat), serta Kabupaten Merauke (Papua Selatan). Kami berharap masyarakat bisa memahami kondisi ini," ucap Herman.

(antara/kid)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK