Penerbangan Umrah Makassar-Jeddah Tetap Terbang, 431 Jemaah Berangkat

CNN Indonesia
Selasa, 13 Okt 2026 18:25 WIB
Penerbangan Umrah Makassar-Jeddah Tetap Terbang, 431 Jemaah Berangkat
Ilustrasi. Rombongan jemaah dari penyelenggara haji khusus Tibi Tours menjalani umrah Haji Tamattu di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Senin (10/6). (CNN Indonesia/Haryanto Tri Wibowo).CNN Indonesia/Haryanto Tri Wibowo
Makassar, CNN Indonesia --

Penerbangan calon jemaah umrah dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, menuju Jeddah, Arab Saudi, tetap beroperasi sesuai jadwal.

Penerbangan ke Jeddah itu tetap dilaksankan meski situasi di Arab SAudi belum bisa dipastikan kondusif terkait konflik dengan milisi Houthi dari Yaman.

"Untuk flight umrah hari ini tetap masih on scheduled, rute UPG-JED tetap operasi," kata PGS Branch Communication & CSR Department Head Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Mahesa Citra kepada CNNIndonesia.com, Selasa (13/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mahesa Citra mengatakan hanya ada satu penerbangan rute Makassar-Jeddah yang dijadwalkan berangkat hari ini.

"Hanya 1 penerbangan ke Jeddah hari ini, JT095 UPG-JED," ujarnya.

Namun, kata Mahesa, penerbangan tersebut sebelumnya dijadwalkan akan berangkat hari ini sekitar pukul 12.00 WITA, tapi mengalami keterlambatan.

"JT095 UPG-JED jadwal awal pukul 12.00 WITA, delay menjadi pukul 14.45 WITA, namun tetap on schedule operate," jelasnya.

Meski mengalami perubahan jadwal, kata Mahase penerbangan JT095 tetap dijadwalkan berangkat menuju Jeddah dengan total penumpang yang tercatat dalam penerbangan tersebut mencapai 431 orang.

"Tetap terbang on Scheduled operate. Jumlah pax total sebanyak 431 orang," kata dia.

Sebelumnya, puluhan calon jemaah umrah asal Makassar tertunda keberangkatannya ke Arab Saudi setelah penerbangan lanjutan maskapai Malaysia Airlines rute Kuala Lumpur-Madinah dibatalkan pada Senin (12/10).

Pembatalan penerbangan akibat dampak rentetan serangan Houthi ke wilayah Arab Saudi.

Sebanyak 53 jemaah yang dijadwalkan berangkat terbang dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar menuju Kuala Lumpur sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi.

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha, menjelaskan penerbangan Malaysia Airlines MH846 rute Makassar-Kuala Lumpur tetap beroperasi. Pesawat tersebut hanya mengangkut 30 penumpang reguler. 

"Menanggapi video yang beredar mengenai penundaan perjalanan umrah, dapat kami sampaikan bahwa penerbangan Malaysia Airlines MH846 rute Makassar-Kuala Lumpur tetap beroperasi dengan total 30 penumpang reguler," kata Ruly, Selasa (13/10).

Sementara itu, 53 calon jemaah umrah tidak ikut diberangkatkan karena penerbangan lanjutan Malaysia Airlines MH158 dari Kuala Lumpur menuju Madinah dibatalkan.

(mir/kid)
placeholder