Ricuh Pekerja Proyek-Satpol PP di Bulungan Jaksel Berakhir Damai

CNN Indonesia
Rabu, 14 Okt 2026 04:30 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau proyek Embung Kebagusan, Jaksel. (CNN Indonesia/ Bernadette Moureen)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan insiden pemukulan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di sekitar kawasan Kolam Renang Bulungan dan kompleks Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, tidak diteruskan ke jalur hukum.

"Apakah ini ditindaklanjuti hukum atau bagaimana, saya bilang, 'Udahlah, didialogkan, dimusyawarahkan' dan akhirnya tidak diproses secara hukum," ujar Pramono di Kebagusan, Jakarta Selatan, Selasa (13/10).

Awalnya, Pramono menegaskan kembali kronologi terjadinya insiden. Dia juga menyinggung soal informasi yang beredar bahwa bentrokan berhubungan dengan para penjual makanan di lokasi itu.

"Peristiwa yang terjadi di Bulungan antara Satpol PP dengan orang yang dianggap berjualan, sebenarnya nggak ada hubungan sama sekali dengan orang yang berjualan tadi," sebutnya.

Justru, sambungnya, saat itu Dinas Perhubungan DKI Jakarta sedang melakukan penertiban. Dalam hal penertiban, Pramono pun menyampaikan dukungannya terhadap upaya penertiban di daerah Jakarta.

Terlepas dari itu, ia tetap menekankan perlu adanya silaturahmi dalam menangani persoalan ini.

"Penertiban ataupun ketertiban itu menjadi penting, tetapi juga kita tidak boleh kehilangan apa ya, silaturahmi, kebersamaan, dan sebagainya," kata Pramono.

Maka dari itu, ia pun menyampaikan hal ini ketika berkoordinasi dengan Kepala Dinas Satpol PP soal insiden tersebur.

"Saya juga membuka ruang kemarin ketika mendapatkan laporan dari Kepala Dinas Satpol PP mengenai apakah ini ditindaklanjuti hukum atau bagaimana, saya bilang, 'udahlah, didialogkan, dimusyawarahkan'," jelasnya.

Mengutip Antara, kejadian pada Senin kemarin bermula ketika Satpol PP bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta melakukan penertiban terhadap parkir liar dan pedagang kaki lima.

Akhirnya, bentrokan pun terjadi.

Usai insiden ini, pihak PT terkait pun menyambangi Pemprov DKI Jakarta untuk menyampaikan kronologi yang terjadi.

(mou/kid)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK