BNPB Janji Kooperatif Usai Pejabat Kena OTT KPK

CNN Indonesia
Selasa, 13 Okt 2026 21:00 WIB
Foto Ilustrasi BNPB pada (02/01/2018). (CNN Indonesia/ Harvey Darian)
BNPB menghormati proses hukum KPK terkait OTT pejabatnya. Mereka berkomitmen kooperatif dan fokus pada penanggulangan bencana tanpa intervensi. (CNN Indonesia/Harvey Darian)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghormati proses hukum yang sedang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pejabat yang tertangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan mengatakan pihaknya juga menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"BNPB berkomitmen kooperatif dan akan memberikan dukungan data serta akses informasi yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Berton saat dikonfirmasi, Selasa (13/10).

Berton menyebut pihaknya juga tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apapun terhadap proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan KPK.

"Pimpinan BNPB telah menginstruksikan Inspektorat Utama untuk melakukan penelusuran internal dan pengamanan dokumen sebagai bentuk pengawasan melekat," ujarnya.

Lebih lanjut, Berton mengatakan pimpinan BNPB mengimbau seluruh jajaran untuk tetap fokus pada tugas penanggulangan bencana, kemanusiaan dan tidak terpengaruh oleh proses hukum yang berjalan.

"BNPB menegaskan komitmen untuk memperkuat tata kelola, integritas, dan penguatan pengawasan internal," katanya.

Sebelumnya KPK dikabarkan melakukan OTT terhadap pejabat di BNPB.

Berdasarkan informasi yang diterima CNNIndonesia.com, dalam operasi tersebut, tim penyidik KPK juga mengamankan uang sekitar Rp1,5 miliar.

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengakui ada kegiatan yang dilakukan tim KPK.

"Benar ada kegiatan lapangan oleh pegawai KPK," kata Setyo.

(fra/yoa/fra)
placeholder