16 Jam Kebakaran Gudang Pipa Tangerang, Api Merambat Bakar 3 Rumah

CNN Indonesia
Rabu, 14 Okt 2026 12:51 WIB
Kebakaran melanda pabrik pipa yang berlokasi di Jalan Raya Legok, Kabupaten Tangerang, Banten pada Selasa (13/10) sore. Sebanyak 15 armada pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan ke lokasi kebakaran.
Kebakaran gudang pipa PT Mitra Bangun Abadi di Tangerang berlangsung 16 jam, merambat ke tiga rumah. (CNNIndonesia/Dodi Wahyudi)
Tangerang, CNN Indonesia --

Kebakaran gudang pipa milik PT Mitra Bangun Abadi di Jalan Raya Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, belum padam setelah berlangsung selama sekitar 16 jam.

Dalam peristiwa tersebut, api juga merambat ke tiga rumah warga di sekitar lokasi.

Kebakaran pertama kali dilaporkan pada Selasa (13/10) pukul 16.33 WIB. Hingga Rabu (14/10) pukul 08.25 WIB, petugas masih berupaya memadamkan api yang berkobar di sejumlah titik area gudang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan video perkembangan situasi yang diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, api masih terlihat menyala di beberapa bagian area pabrik.

Sementara itu, sebagian besar bangunan gudang telah ambruk dan hanya menyisakan kerangka bangunan.

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Tangerang melaporkan, selain gudang pipa, tiga rumah warga turut terbakar akibat perambatan api.

"Yang terbakar itu gudang PT Mitra Bangun Abadi dan tiga unit rumah warga, tepatnya di bagian dapur," ujar Pusdalops BPBD Kabupaten Tangerang.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, BPBD mengerahkan 18 armada dan 88 personel pemadam kebakaran. Sejumlah petugas juga terpapar asap dari material yang terbakar dan mendapat penanganan dari ambulans Puskesmas Legok.

"Kondisi anggota pemadam kebakaran terpapar asap dari bahan yang terbakar. Anggota mendapat penanganan dari unit ambulans Puskesmas Legok," jelas BPBD.

BPBD menduga kebakaran dipicu pembakaran sampah oleh warga yang bermukim di belakang area gudang. Api diduga merambat dari lokasi pembakaran sampah hingga membakar gudang pipa.

"Untuk dugaan sementara penyebab kejadian, api merambat dari pembakaran sampah yang tidak bertanggung jawab," ungkap BPBD.

BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Adapun nilai kerugian material belum dapat ditaksir karena proses penanganan kebakaran masih berlangsung.

"Untuk korban jiwa dan luka nihil. Sementara untuk kerugian belum dapat ditaksir karena saat ini masih dalam proses penanganan kebakaran," tegas BPBD.

Sebelumnya, Komandan Pos Damkar Legok BPBD Kabupaten Tangerang, Andi Lala, mengatakan petugas mengalami kesulitan mendapatkan sumber air untuk memadamkan api. Kondisi tersebut dipengaruhi musim kemarau yang menyebabkan sejumlah sumber air di sekitar lokasi mengering.

"Kami kesulitannya dari sumber air yang sulit di sekitar sini karena saat ini musim kemarau jadi sumber air di dekat sini kering," kata Andi di lokasi, Selasa (13/10).

Untuk mengatasi kendala tersebut, petugas mengandalkan sumber air dari danau di kawasan Perumahan Legok Permai.

BPBD Kabupaten Tangerang juga meminta bantuan armada pemadam kebakaran, terutama kendaraan pemasok air (water supply), dari Kabupaten Bogor, TNI, dan pihak swasta.

(dod/isn)
placeholder