Udara Medan Memburuk Imbas Karhutla, Warga Diimbau Tak Keluar Rumah

CNN Indonesia
Rabu, 14 Okt 2026 14:35 WIB
Kualitas udara di Kota Medan, Sumatera Utara, masuk kategori tidak sehat imbas kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (ANTARA FOTO/Hanif Khairandi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kualitas udara di Kota Medan, Sumatera Utara, masuk kategori tidak sehat imbas kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Melvi Marlabayana mengatakan pihaknya memantau perkembangan kualitas udara menyusul sebaran kabut asap lintas batas yang terbawa angin ke wilayah Sumatera Utara.

"Berdasarkan data Stasiun Pemantauan Kualitas Udara (AQMS) per 14 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB, kualitas udara di Medan seperti di kawasan Jalan Pinang Baris, Medan Sunggal, masuk kategori Tidak Sehat dengan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) 136. Sementara itu, kawasan Jalan Jenderal Besar A.H. Nasution, Medan Johor, berada pada kategori Sedang dengan ISPU 83," ujarnya.

Melvi menyebut pemantauan kualitas udara terus menjadi perhatian menyusul perubahan kondisi udara akibat sebaran kabut asap dari wilayah lain di Pulau Sumatera.

"Zona biru menunjukkan kualitas udara yang masih dapat diterima bagi kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan. Sementara itu, zona kuning menandakan kondisi udara yang dapat merugikan kesehatan," ujarnya.

Menurut Melvi, sebaran kabut asap lintas batas tersebut berasal dari wilayah lain di Pulau Sumatera yang terbawa angin.

Kondisi ini berkaitan dengan kebakaran hutan di beberapa wilayah pulau Sumatera serta dipengaruhi faktor cuaca dan pergerakan angin.

"Kami mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama saat udara tampak pekat atau jarak pandang menurun. Warga juga disarankan menggunakan masker standar jika terpaksa beraktivitas di luar rumah," katanya.

(fra/ryn/fra)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK