10 Lurah Finalis Benyamin S Award Ikuti Tahap Penilaian Presentasi

CNN Indonesia
Kamis, 15 Okt 2026 11:33 WIB
Sepuluh lurah finalis Benyamin S Award mengikuti babak penilaian presentasi di Jakarta Pusat, Kamis (15/10).
Visi Jakarta menuju kota global ini berupaya diwujudkan melalui Benyamin S Award dengan adanya aspek bersih, nyaman, indah, dan sejahtera. (CNN Indonesia/Moureen Nathalia Indra)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sepuluh lurah finalis Benyamin S Award (BSA) 2026 mengikuti babak penilaian presentasi di Jakarta Pusat, Kamis (15/10) pagi.

Rangkaian penilaian presentasi ini dibuka dengan arahan dari Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta bidang Pembangunan dan Tata Kota, Nirwono Joga.

"Ini tahun kedua pelaksanaan dari BSA dan ini salah satu program unggulan dari Bapak Gubernur ya, yang kita harapkan ini tentu menjadi salah satu pintu masuk bagaimana Jakarta masuk jadi kota global," ujar Nirwono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Visi Jakarta menuju kota global ini berupaya diwujudkan melalui Benyamin S Award dengan adanya aspek bersih, nyaman, indah, dan sejahtera.

Keempat aspek inilah yang perlu ditonjolkan para lurah dalam presentasinya. Dalam jangka waktu sepuluh menit, lurah diberikan kesempatan untuk menjelaskan penerapan empat kategori BSA 2026 sekaligus menunjukkan video pemaparan.

Setelah itu, terdapat sesi lanjutan bersama dengan juri yang berlangsung selama delapan menit. Dalam sesi ini, juri tidak hanya memberikan pertanyaan, tetapi juga memberikan feedback atau rekomendasi terhadap kelurahan.

Sepuluh lurah finalis Benyamin S Award mengikuti babak penilaian presentasi di Jakarta Pusat, Kamis (15/10).Sepuluh lurah finalis Benyamin S Award mengikuti babak penilaian presentasi di Jakarta Pusat, Kamis (15/10). (CNN Indonesia/Moureen Nathalia Indra)

Nirwono Joga didampingi oleh tiga dewan juri lainnya dalam memberikan penilaian dalam tahap final ini. Tiga juri tersebut merupakan Pengamat Tata Kota Yayat Supriyatna, Ketua Umum Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Lingkungan Indonesia Endra S. Atmawidjaja, serta Director dan Chief Knowledge Officer Ruang Waktu Wicaksono Sarosa.

Setelah sesi pengarahan selesai, rangkaian presentasi pun dimulai dari Kelurahan Kebon Sirih. Presentasi kemudian dilanjut oleh Kelapa Gading Timur, Srengseng, Sukabumi Utara, Taman Sari, Kebon Baru, Cilandak Barat, Utan Kayu Selatan, Malaka Sari, dan diakhiri Pulau Panggang.

Gelaran Benyamin S Award (BSA) sendiri diadakan oleh Pemprov DKI Jakarta melalui Biro Kerja Sama Daerah, Sekretariat Daerah (Setda).

Ajang penghargaan ini diadakan untuk mengapresiasi para lurah di Jakarta yang berhasil meningkatkan kualitas wilayahnya dan berkomitmen dalam mewujudkan Jakarta yang bersih, nyaman, indah, dan sejahtera.

Setelah mengikuti tahapan final, pengumuman penilaian dan acara puncak baru akan diselenggarakan pada 30 Oktober mendatang.

(mou/har)