Karhutla Masih Kepung 4 Gunung di Jawa Timur

CNN Indonesia
Selasa, 20 Okt 2026 05:50 WIB
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah kawasan gunung dan pegunungan Jawa Timur masih terus berlangsung hingga Senin (19/10). Api terpantau masih menyala di kawasan Gunung Bromo, Gunung Sigiran, Gunung Arjuno-Welirang atau Ringgit, hingga k
Karhutla masih kepung 4 gunung di Jawa Timur. (Arsip BPBD Jawa Timur)
Surabaya, CNN Indonesia --

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah kawasan gunung dan pegunungan Jawa Timur masih terus berlangsung hingga Senin (19/10). Api terpantau masih menyala di kawasan Gunung Bromo, Gunung Sigiran, Gunung Arjuno-Welirang atau Ringgit, hingga kawasan pegunungan di Situbondo.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur Satriyo Nurseno mengatakan, di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, kebakaran yang bermula dari Bukit Kembang pada Kamis (15/10) lalu, kini telah menghanguskan lahan seluas 75,37 hektare.

Satriyo mengatakan, fokus utama petugas gabungan saat ini adalah memutus sebaran titik api yang terus meluas akibat didorong dan terbawa oleh embusan angin kencang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kondisi saat ini masih terdapat kepulan asap dan api cukup besar. Kendala utama di lapangan adalah kondisi angin yang cukup kencang, sehingga api cepat meluas. Tim gabungan akan terus melanjutkan upaya pemadaman di kawasan Bromo," kata Satriyo.

Kebakaran di kawasan Bromo atau Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ini juga sebelumnya menewaskan empat personel petugas gabungan, dan mengakibatkan dua lainnya luka berat.

"Luasan wilayah yang terbakar 75,37 hektare," ucapnya.

Selanjutnya, Satriyo mengatakan karhutla juga melanda kawassan Gunung Sigiran, Kabupaten Mojokerto. Titik api yang muncul di atas Surga Cendono sejak pekan lalu masih terlihat.

Ia mengatakan, topografi medan pegunungan yang ekstrem membuat petugas kesulitan menyentuh pusat api dan harus menyiasatinya dengan pencegahan rambatan di area bawah.

"Kami tidak bisa melakukan upaya pemadaman secara manual dikarenakan lokasi titik api yang sulit dijangkau dan medan yang curam. Tim gabungan akan melanjutkan pemadaman manual yang dapat dijangkau melalui jalur darat serta membuat ilaran dan sekat bakar," ujar Satriyo.

Kondisi serupa dialami oleh tim yang melakukan pemadaman di kawasa Arjuno-Welirang, tepatnya di Gunung Ringgit, Pasuruan.

Kebakaran yang terdeteksi sejak Jumat (16/10) lalu masih menyisakan sejumlah titik api. Ratusan personel gabungan dari BPBD, Tahura, Perhutani, hingga elemen masyarakat masih bersiaga menahan laju api.

"Hingga kini masih terpantau titik hotspot dan titik api di wilayah Gunung Ringgit. Tim gabungan hari ini akan melanjutkan penanganan di lokasi kejadian dengan melakukan giat pemadaman secara manual dan pembuatan sekat bakar di area yang dapat dijangkau," ucap Satriyo.

Sementara itu, Satriyo mengatakan tiga titik api juga terpantau berada di kawasan Tamankursi Situbondo, serta sebagian meluas ke wilayah Probolinggo dan Jember.

"Personil BPBD Prov Jatim bersama Tim BPBD Kab Situbondo melakukan assessment dan berkoordinasi dengan BKSDA. Tim Gabungan melanjutkan pemantauan jarak jauh kondisi kebakaran," tutur Satriyo.

(frd/dal)
placeholder