Petugas Tewas Imbas Karhutla Bromo Bertambah Jadi 4 Orang

CNN Indonesia
Kamis, 15 Okt 2026 21:14 WIB
Karhutla di Bromo makan korban jiwa. (ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya)
Surabaya, CNN Indonesia --

Anggota petugas gabungan yang menjadi korban saat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) bertambah jadi empat orang.

Hal itu terjadi setelah satu dari total korban luka yang sempat dirawat intensif. 

Petugas keempat yang gugur itu ialah Hendra Rony Wagiyanata. Ia merupakan Manggala Agni Pemula pada Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

"Keluarga Besar Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Kementerian Kehutanan menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Hendra Rony Wagiyanata atau Cak Panda," ujar Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha, Kamis (15/10) malam.

Korban yang akrab disapa Cak Panda tersebut sebelumnya merupakan satu dari tiga korban selamat yang menderita luka bakar serius akibat terjebak kepungan api di kawasan Mentigen, Probolinggo.

Meski tim medis telah berupaya maksimal untuk menyelamatkan nyawanya setelah dievakuasi dari lokasi kebakaran, kondisi luka yang terlampau parah membuat korban tidak dapat bertahan.

"Almarhum berpulang setelah menjalani perawatan intensif pasca pelaksanaan tugas pemadaman kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru," tuturnya.

Rudijanga keberanian dan pengorbanan yang ditunjukkan oleh almarhum beserta rekan-rekannya merupakan bentuk tugas mulia yang patut dihormati.

"Dedikasi dan pengabdian almarhum dalam menjaga kawasan konservasi akan selalu menjadi bagian dari perjuangan bersama dalam melindungi alam dan lingkungan," katanya.

Dengan bertambahnya satu korban jiwa, total petugas yang gugur dalam insiden ini berjumlah empat orang. Tiga korban meninggal sebelumnya di lokasi kejadian yakni Sukaris (55), Wisnu Yuda Pratama (25) dan Sefriel Ardiansyah (19).

Sementara dua korban luka yang masih dirawat hingga kini yakni Munawi dari satuan Masyarakat Peduli Api (MMP TLP), dan Suraji yang berprofesi sebagai sekuriti di hotel setempat.

Pihak BB TNBTS pun mengirimkan doa dan harapan terbaik bagi keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan.

"Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan," ucapnya.

(frd/dal)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK