Viral Dedi Mulyadi Marah Dibelokkan Warga ke Jalan Rusak di Ciamis

CNN Indonesia
Jumat, 16 Okt 2026 19:13 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (kanan kedua didampingi Supervisi KPK Brigjen Pol Bahtiar Ujang Purnama (kiri) dan jajaran pemerintah daerah Jawa Barat menyampaikan keterangan kepada wartawan usai melakukan koordinasi dan supervisi dengan KPK di Ged
Ilustrasi.Dedi Mulyadi respons videonya cekcok dengan warga viral. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD RIZKY FEBRIANSYAH)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah video viral di media sosial Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi marah dengan warga di Ciamis karena perjalanannya dibelokkan ke jalan yang rusak. Dedi Sendiri sudah buka suara terkait video itu dan meminta maaf pada apa yang terjadi.

Dalam video yang beredar, Dedi mengatakan bahwa mobil yang ditumpanginya seharusnya diarahkan warga untuk belok dan melihat kondisi jalan yang rusak. Padahal, menurut dia, seharusnya protes warga soal jalanan rusak itu disampaikan kepada Bupati.

"Jadi kalau marah sama bupati, ya sama bupati. Jangan marah sama bupati ditimpain sama gubernur. Ada kewajibannya, ada jalan desa, ada jalan kabupaten, ada jalan provinsi, ada jalan nasional. Itu ada kewajibannya masing-masing, enggak boleh juga warga itu seenaknya. Gimana kalau sayanya marah," kata Dedi dalam video yang beredar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lewat unggahan di akun Instagramnya meminta maaf atas kejadian ini. Ia berjanji akan memperbaiki ruas jalan tersebut pada tahun 2027 nanti.

"Untuk warga masyarakat Desa Cintajaya, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, yang kemarin pada saat mobil saya lurus menuju tempat acara, di sana warga sudah gelisah menunggu kehadiran saya dan tim, dan dibelokkan jalannya untuk berkeliling dulu di jalan kabupaten dan jalan desa di Desa Cintajaya," tutur Dedi.

"Kemarin tim PU sudah melakukan perhitungan pembiayaan dan nilainya berdasarkan perhitungan kita, jalan kabupatennya Rp11 miliar, jalan desanya kurang lebih sekitar Rp5 miliar," sambungnya.

[Gambas:Instagram]

Berdasarkan penghitungan itu, lanjut Dedi, pihaknya akan meminta Bupati Ciamis untuk mengalokasikan anggaran perbaikan jalan dalam APBD 2027.

"Dan ini merupakan bagian dari sinergi kita, yang satu desa ditangani oleh pemerintah provinsi, yang desa lain ditangani oleh pemerintah kabupaten. Ini cara untuk berkolaborasi untuk membangun wilayah daerah di seluruh Provinsi Jawa Barat," ucap dia.

"Saya ucapkan terima kasih, mohon maaf atas ketidaknyamanannya," lanjutnya.

(dis/dal)
placeholder