Hutan Lereng Gunung Lawu Kebakaran, Pemadaman Sulit Dilakukan

CNN Indonesia
Sabtu, 17 Okt 2026 20:11 WIB
Kobaran api membakar hutan dan lahan (Karhutla) Gunung Lawu di Jenawi, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (6/10/2023) malam. Pemerintah Kabupaten Karanganyar menetapkan status tanggap darurat bencana kebakaran di Gunung Lawu, sementara Berdasarkan data
Sebanyak 244 personel gabungan diterjunkan untuk membantu pemadaman kebakaran yang melanda kawasan hutan di lereng Gunung Lawu di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 244 personel gabungan diterjunkan untuk membantu pemadaman kebakaran yang melanda kawasan hutan di lereng Gunung Lawu di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Roy Hardi Siahaan mengatakan, personel gabungan yang terdiri atas unsur Polri, TNI relawan, dan instansi terkait terus berupaya memadamkan api serta mencegah kebakaran meluas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Roy mengatakan medan yang sulit dan keterbatasan sarana membuat pemadaman masih mengandalkan peralatan konvensional.

Menurut dia, berbagai upaya dilakukan untuk mengoordinasikan upaya pemadaman kebakaran itu.

Roy mengaku mengupayakan dukungan helikopter dari Penerbad.

Helikopter tersebut, lanjut dia, diharapkan dapat membantu pemadaman melalui metode bom air, mengingat kemampuan peralatan yang tersedia di lapangan belum memadai untuk menjangkau titik kebakaran.

Ia juga menyampaikan kemungkinan modifikasi cuaca yang dibahas bersama BMKG sebagai salah satu opsi untuk membantu mengatasi kondisi kemarau panjang dan angin kencang yang menjadi tantangan dalam penanganan kebakaran.

"Angin cukup besar, antara lain disampaikan kita akan melakukan modifikasi cuaca. Tapi sangat tergantung dengan hasil penilaian dari teman-teman BMKG untuk membuat status modifikasi cuaca itu," kata Roy mengecek perkembangan penanganan kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu di Kabupaten Karanganyar, Sabtu (17/10).

Sementara berkaitan dengan penyebab kebakaran, ia menyebut kemungkinan faktor kelalaian manusia yang masih perlu didalami.

Ia menegaskan penyebab kebakaran belum dapat dipastikan karena pemeriksaan tempat kejadian perkara belum dilakukan.

(antara/fra)
placeholder