Rano Undang Raja dan Sultan Nusantara di Perayaan 500 Tahun Jakarta

CNN Indonesia
Minggu, 18 Okt 2026 13:05 WIB
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengerahkan Dinas Sosial untuk turun tangan menangani kasus bayi berusia dua hari yang ditinggalkan kakaknya yang masih berusia 12 tahun dalam gerobak nasi uduk di Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakar
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno mengundang para raja dan sultan dari seluruh Nusantara pada perayaan HUT ke-500 Jakarta pada 2027. (CNN Indonesia/Kayla Nabima)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno mengundang para raja dan sultan dari seluruh Nusantara pada perayaan HUT ke-500 Jakarta pada 2027.

Hal itu disampaikan Rano saat menghadiri Karnaval Sarendo-Rendo di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu (18/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Insyaallah tahun depan Jakarta akan berusia 500 tahun, 5 abad. Kami mengundang kembali para raja dan sultan Nusantara untuk datang ke Jakarta," kata Rano dalam seperti diberitakan detikNews pada Minggu (18/10).

Rano juga mengajak masyarakat menjaga keberagaman budaya di Ibu Kota agar kekayaan tradisi Betawi dan Nusantara tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi muda.

"Jakarta ini bukan hanya Betawi. Ada Jawa, Bugis, Tionghoa, Ambon, Bali, dan semuanya ada di sini. Karena itu, kita harus menjaga dan melestarikannya," ujarnya.

Ia menilai keberagaman merupakan bagian penting dari identitas Jakarta. Oleh karena itu, pelestarian budaya perlu berjalan seiring dengan upaya menjadikan Jakarta sebagai kota global.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Sarendo-Rendo dalam bahasa Betawi berarti beramai-ramai atau berjalan bersama dalam rombongan.

Makna tersebut mencerminkan kehidupan masyarakat Jakarta yang terdiri atas beragam suku, bahasa, dan latar belakang budaya, tetapi tetap hidup berdampingan.

"Sarendo-Rendo menjadi ruang bagi para pelaku seni untuk menampilkan kekayaan budaya sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat. Kegiatan ini juga digelar dalam rangka menyambut Hari Kebudayaan Nasional," katanya.

Festival Sarendo-Rendo berlangsung selama dua hari, 17-18 Oktober 2026. Pada Sabtu (17/10), kegiatan digelar di Lapangan Banteng. Puncak acara berlangsung pada Minggu melalui pawai budaya di Bundaran HI yang melibatkan berbagai sanggar seni di Jakarta.

Pawai tersebut menghadirkan sekitar 100 raja dan sultan dari berbagai daerah di Nusantara melalui Forum Silaturahmi Keraton Nusantara.

(yoa/end)
placeholder