DPR soal Kebakaran Kapal Feri: Kecelakaan Laut Terjadi Lagi dan Lagi

CNN Indonesia
Rabu, 21 Okt 2026 22:45 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengecam kementerian perhubungan usai peristiwa kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi, di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, pada Selasa (20/10).

Diketahui, kebakaran KMP Batumandi menambah rentetan kecelakaan kapal di Indonesia sepanjang 2026.

Menanggapi hal tersebut, Lasarus menyebut sudah meminta evaluasi kepada kementerian perhubungan tetapi kecelakaan kapal masih berulang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sehingga kejadian ini bisa terjadi lagi dan terjadi lagi. Belum ada perbaikan yang dilakukan oleh Ditjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan. Itu catatan dari kami," kata Lasarus saat dihubungi pada Rabu (21/10).

Lasarus menduga permintaan pihaknya ke Kemenhub untuk evaluasi kecelakaan kapal tidak dilakukan.

"Kita kan sudah minta dilakukan evaluasi menyeluruh. Ini tidak dilakukan sepertinya," ucap Lasarus.

Selain itu, Lasarus menilai tanggapan kementerian perhubungan sangat lemah ketika diminta menyikapi kejadian kecelakaan kapal.

"Responsnya [kemenhub] sangat lemah dalam menyikapi kejadian kebakaran kapal yg terus dan terus berulang," ujarnya.

Ia pun mempertanyakan mengapa kementerian perhubungan tidak mengatur ulang atau memperbaiki mekanisme atau Standar Operasional Prosedur (SOP) pengawasan kapal.

"Karena tidak dilakukan perbaikan terhadap mekanismenya sudah ada yang sudah gagal gitu loh. Kalau SOP yang gagal itu jangan dipakai lagi dong," ucapnya.

Oleh karena itu, menurutnya, mekanisme atau SOP pengawasan kapal yang baru diperlukan demi memastikan keselamatan penumpang ketika berlayar.

Sebelumnya diberitakan, KMP Batumandi terbakar di perairan Selat Sunda, sekitar Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Selasa (20/10) sore.

Berdasarkan keterangan tertulis dari Kantor SAR Banten, total 460 orang yang berhasil dievakuasi terdiri atas 420 penumpang dan 40 kru kapal.

Seluruh penumpang dan kru berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Namun, sebanyak 11 orang harus mendapatkan penanganan medis lebih lanjut di RS Krakatau Medika, Cilegon.

Corporate Secretary PT ASDP Windy Andale mengatakan kebakaran KMP Batumandi diduga berasal dari buritan kapal sekitar pukul 16.15 WIB, tepatnya di deck atas yang digunakan untuk mengangkut kendaraan kecil.

Kendati demikian, Windy menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mendalami ihwal penyebab kebakaran tersebut.

"Dugaan sementara ada percikan dari area buritan kapal. tapi hal ini masih kami dalami, kami juga pasti masih berkoordinasi dengan Basarnas, pihak kepolisian, melakukan pemantauan penyebab kebakaran tersebut," ucap dia.

(knf/kid)