Menteri PKP, Mendagri, Kapolda Metro Bedah Rumah Warga Kampung Narkoba

CNN Indonesia
Sabtu, 24 Okt 2026 19:49 WIB
Menteri PKP bersama Mendagri dan Kapolda Metro hadir menyaksikan bedah rumah milik warga di Kampung Ambon yang dikenal sebagai Kampung Narkoba.
Menteri PKP Maruarar Sirait atau Ara berrsama Menteri dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, hingga Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto meninjau pelaksanaan bedah rumah di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (24/10). (CNNIndonesia/Thohirin)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Mendagri Jenderal Pol (Purn) Tito Karnavian dan Kapolda Metro Jaya Komnej Pol Dadang Hartanto meninjau pelaksanaan bedah rumah milik seorang warga di kawasan Kampung Ambon atau yang biasa dikenal Kampung Narkoba, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (24/10).

Rumah tersebut milik Ester, seorang lansia berusia 64 tahun, yang ditinggal meninggal suaminya.

Ara, sapaan akrab Maruarar, pada kesempatan itu meninjau langsung kondisi rumah bersama Tito dan Dadang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena kita ini transparan. Kita bantuan pemerintah itu kadang salah sasaran. Jangan orang kaya dapat, orang miskin nggak," kata Ara di lokasi.

Pihak Kementerian PKP  menargetkan bedah rumah akan dimulai pada 10 November dan rampung 24 Desember atau sebelum pelaksanaan Natal. Ara juga memastikan tak ada pungutan biaya dari proses tersebut.

Bedah rumah merupakan salah satu program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto melakukan Kementerian PKP. Program itu menyasar sekitar 400 ribu rumah tidak layak huni di seluruh wilayah pada 2026.

Pada kesempatan itu, Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto menuturkan Kampung Ambon itu menjadi satu dari tiga kampung Narkoba di Jakarta yang menjadi prioritas penanganan Polri.

Menurut dia, upaya dilakukan bukan hanya dengan penegakan hukum, namun juga dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

"Maka dilakukan penataan sosial dan kemudian meningkatkan kualitas hidup dari masyarakat yang di sini yang ujungnya nanti kesejahteraan," katanya.

Menurut Dadang, langkah itu salah satunya dengan program bedah rumah.

Dia meyakini jika program itu dilakukan secara komprehensif, penanganan kampung narkoba bisa diatasi. Selain Kampung Ambon, dua wilayah lainnya yakni Kampung Boncos di Palmerah dan Bahari di Jakarta Utara.

"Jadi saya melihat sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui dengan metode yang dilakukan program secara komprehensif oleh Bapak Presiden melalui menteri-menterinya," katanya.

(thr/kid)
placeholder