Kronologi Bobotoh Tewas Dibacok Usai Nonton Laga Persib di Pakansari
Seorang Bobotoh asal Bogor berinisial ARK (16) tewas akibat aksi pembacokan usai menonton pertandingan antara Persib Bandung melawan Garudayaksa FC di Stadion Pakansari, Minggu (25/10).
Insiden nahas itu dialami korban saat dalam perjalanan pulang bersama rekannya setelah menonton laga sepak bola tersebut. Keduanya berboncengan menggunakan sepeda motor dan melintas di Jalan Raya Bogor.
Setibanya di KM 51, tepatnya di depan mal Q Square, keduanya berpapasan dengan tersangka inisial MR yang saat itu juga melintas di lokasi. Saat itu, tersangka diketahui membawa senjata tajam (sajam) jenis celurit.
"Dalam rangkaian kejadian tersebut, tersangka diduga melakukan pembacokan terhadap korban menggunakan celurit hingga mengenai bagian punggung," kata Kasi Humas Polres Bogor Ipda Sigit Wahyudi kepada wartawan dikutip Selasa (27/10).
Sigit mengungkapkan setelah melakukan aksinya, MR kemudian membuang celurit yang digunakan untuk membacok korban ke selokan.
"Korban kemudian terjatuh dan ditemukan tergeletak di tengah jalan oleh rekannya," ujarnya.
Menindaklanjuti peristiwa itu, Polres Bogor lantas melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan. Mulai dari mengumpulkan keterangan para saksi serta menelusuri bukti-bukti yang berkaitan dengan insiden tersebut.
"Alhamdulillah, berkat kerja keras petugas, informasi dari masyarakat, serta didukung dengan bukti-bukti lainnya, dalam waktu kurang dari 1x24 jam sejak kejadian, tersangka berhasil diamankan di wilayah hukum Polres Bogor yaitu di Kaumpandak, Karadenan, Kabupaten Bogor," tutur Sigit.
Setelah ditangkap, MR kemudian dibawa ke Polres Bogor. Selanjutnya, MR akan diperiksa secara intensif oleh penyidik Sat Reskrim serta Sat Res PPA dan PPO Polres Bogor.
Dalam penanganan perkara ini, polisi turut mengamankan beberapa barang bukti. Di antaranya satu buah celurit dan pakaian milik korban.
"Penyidik juga terus mendalami keterangan para saksi serta perangkaian kejadian guna melengkapi proses penyidikan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tutur Sigit.
Sigit menyebut dalam kasus ini penyidik menerapkan Pasal 80 Ayat 3 Undang-Undang Perlindungan Anak dan atau Pasal 307 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Lebih lanjut, Sigit menegaskan peristiwa ini menjadi perhatian serius. Sebab, melibatkan anak di bawah umur dan mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.
"Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kenakalan remaja, tindakan kekerasan secara berkelompok, serta penggunaan senjata tajam dapat berujung pada konsekuensi yang sangat fatal, bahkan merenggut nyawa dan menghancurkan masa depan generasi muda," ujarnya.
Atas dasar itu, Polres Bogor menghimbau kepada para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, membangun komunikasi yang baik, serta menanamkan nilai-nilai disiplin dan tanggung jawab.
Selain itu, kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah gangguan kamtibmas dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya potensi tindak kekerasan atau gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Polres Bogor berkomitmen untuk menangani perkara ini secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," kata Sigit.
Sebelumnya, remaja berinisial ARK (16) setelah menonton pertandingan sepak bola di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Korban diketahui ditemukan tergeletak di Jalan Raya Jakarta- Bogor, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor pada Minggu (25/10) malam.
Terkait peristiwa ini, Persib Bandung menyampaikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya korban. Ucapan duka tersebut disampaikan Persib melalui unggahan di akun Instagram resmi klub.
Dalam unggahan itu, Persib menampilkan gambar bertuliskan "Rumah Adalah Tempat Kemenangan Sejati!" disertai tagar #BobotohBerduka.
Melalui keterangan unggahannya, Persib menyampaikan duka mendalam atas kepergian salah satu pendukung setianya usai menonton pertandingan tadi malam.
"Duka mendalam menyelimuti keluarga besar #PERSIB atas kepergian seorang Bobotoh asal Bogor usai menyaksikan laga semalam," tulis Persib dalam unggahan tersebut.
(dis/gil)