Pramono: Kelapa Gading Akan Jadi Hub Transportasi Jakarta Masa Depan

CNN Indonesia
Rabu, 28 Okt 2026 13:00 WIB
Sejumlah penumpang menggunakan LRT Jakarta lintas Manggarai–Kelapa Gading. (CNN Indonesia/Febria Adha L)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara, akan menjadi salah satu pusat transportasi atau hub baru di kawasan ibu kota Republik Indonesia (RI) pada masa mendatang.

Hal tersebut dia sampaikan seiring dengan rencana pengembangan jaringan kereta Lintas Raya Terpadu (LRT) yang akan menghubungkan Kelapa Gading dengan sejumlah kawasan lain, mulai dari Jakarta International Stadium (JIS), Ancol, Pantai Indah Kapuk (PIK), hingga Bandara Soekarno-Hatta.

"Kelapa Gading akan menjadi salah satu pusat hub baru dari Jakarta di masa depan, karena di Kelapa Gading inilah nanti akan ada LRT ke JIS, dari JIS ke Ancol, Ancol sampai PIK, PIK sampai Soekarno Hatta," kata Pramono di Jakarta, Selasa (27/10) malam.

Menurut dia, selain rute tersebut, pihaknya juga berencana melanjutkan pembangunan jalur LRT yang menghubungkan Kelapa Gading dengan Velodrome menuju stasiun kereta cepat Whoosh di kawasan Halim, Jakarta Timur.

Dia menilai pengembangan jaringan transportasi tersebut akan semakin meningkatkan posisi strategis kawasan Kelapa Gading.

Lebih lanjut, Pramono turut menyoroti keberadaan LRT Jakarta yang menghubungkan Kelapa Gading dengan Manggarai di perbatasan Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat.

Menurutnya, hal itu juga menjadi salah satu faktor pendukung perkembangan di kawasan tersebut.

Bahkan, dia mengatakan nantinya, jalur LRT itu akan dilanjutkan hingga Dukuh Atas.

Oleh sebab itu, dia meminta kepada seluruh warga agar menjaga lingkungan dan kawasan tempat tinggal mereka seiring dengan perkembangan infrastruktur transportasi di wilayah tersebut.

Sebelumnya pada pekan lalu, Pramono membeberkan pengguna transportasi publik di Jakarta naik sebesar 10,8 persen per September 2026.

"Jumlah penumpang TransJakarta, MRT, LRT mencapai 368,4 juta. Sekali lagi saya ulangi, mencapai 368,4 juta, naik 10,8 persen," ujar Pramono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (21/10).

Ia menyebut peningkatan ini menunjukkan peralihan penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi publik yang cukup signifikan. Terlebih dengan konektivitas transportasi publik yang diklaim telah mencapai angka 93 persen. 

"Jakarta sekarang ini transportasi publiknya nomor 15 dunia, nomor 2 ASEAN yaitu setelah Singapura, nomor 7 Asia," kata Pramono.

Pramono mengaku konektivitas transportasi publik di Jakarta juga semakin baik dengan diresmikannya LRT Kelapa Gading-Manggarai pada16 September lalu. Menurut Pramono, ketika seluruh stasiun di jalur LRT ini sudah selesai dibangun, maka peningkatan pengguna LRT Kelapa Gading-Manggarai pun akan semakin tinggi.

Pramono juga bilang kenaikan jumlah pengguna transportasi publik terlihat pada angkutan Transjabodetabek. Moda bus rapid transportation (BRT) yang meladeni penumpang daerah penyangga Jakarta itu mengalami kenaikan pesat, terutama Bogor-Blok M.

Ia kemudian menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mempertimbangkan peluncuran rute-rute baru sebagai upaya peningkatan konektivitas.

(antara/kid)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK