Polda Metro Minta Maaf soal Deklarasi Mahasiswa, Sebut Raffi Diundang

CNN Indonesia
Sabtu, 31 Okt 2026 20:57 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat memberikan keterangan pers di Polda Metro Jaya, Selasa (3/2).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polda Metro Jaya mengungkapkan permintaan maaf atas pemberitaan yang beredar hingga menjadi perhatian masyarakat terkait Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026.

"Atas nama Polda Metro Jaya, kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat. Kami memahami kegiatan tersebut menimbulkan beragam tanggapan, dan setiap kritik yang disampaikan kami terima dengan lapang dada untuk menjadi evaluasi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, dalam keterangan resmi, Sabtu (31/10).

Kegiatan tersebut digelar Polda Metro Jaya di depan Pos Polisi (Pospol) Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (29/10). Deklarasi itu diselenggarakan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 dengan tema "Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia".

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejumlah sosok ternama turut hadir dalam deklarasi itu, di antaranya Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, serta kreator konten Willie Salim.

"Saudara Raffi Ahmad dan Saudara Willie Salim datang atas undangan kami selaku penyelenggara. Keduanya berniat baik untuk turut memaknai Sumpah Pemuda," ucap Budi Hermanto.

Lebih lanjut, Budi mengatakan Polda Metro Jaya menghormati setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat.

"Sumpah Pemuda mengajarkan persatuan, dan nilai itu ingin kami jaga bersama seluruh elemen bangsa. Setiap masukan akan kami jadikan bahan evaluasi agar pelayanan kami terus menjadi lebih baik," ujarnya.

(tim/har)
LIHAT SELENGKAPNYA