Jabar Kucurkan Hampir Rp300 Miliar untuk Jalan dan Jembatan di Tasik

Pemprov Jabar | CNN Indonesia
Senin, 02 Nov 2026 16:25 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Foto: CNN Indonesia/Patricia Diah)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) berkomitmen menyediakan infrastruktur jalan dan jembatan yang nyaman bagi masyarakat, termasuk di Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya.

Bahkan sejak 2025 dan 2026, puluhan ruas jalan dan jembatan di dua daerah tersebut sudah ditingkatkan kualitasnya sehingga mobilitas masyarakat semakin mudah.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, total dana yang dikeluarkan untuk menyediakan infrastruktur jalan dan jembatan nyaman di Kabupaten Tasikmalaya mencapai Rp167 miliar selama dua tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara, di Kota Tasikmalaya, Pemprov Jabar mengeluarkan dana Rp106 miliar untuk infrastruktur jalan.

Salah satu ruas jalan mendapat dana cukup besar, yakni Jalan SP 3 Pamoyanan - Suryalaya - Warudoyong. Pelebaran ruas jalan tersebut pada 2026 menghabiskan dana Rp52 miliar.

Selain itu, Pemprov Jabar juga telah melebarkan Jalan Raya Singaparna dengan dana Rp11 miliar. Rekonstruksi Jalan Karangnunggal - Cipatujah pun dilaksanakan dan memakan dana Rp14 miliar.

Sementara itu, pada 2025, Pemprov Jabar sudah merekonstruksi jalan batas Kota Tasikmalaya dengan Kabupaten Tasikmalaya (Sukaraja) - Karangnunggal. Pelaksanaan pekerjaan itu menelan dana Rp34 miliar.

"Adapun, penyediaan jembatan yang nyaman dilakukan dengan penggantian penggantian Jembatan Citoe ruas Jalan Karangnunggal - Cipatujah. Total dana yang dikeluarkan untuk kegiatan tersebut sebesar Rp16 miliar," kata KDM, sapaan akrab Kang Dedi Mulyadi, Senin (2/11).

Tak hanya itu, Pemprov Jabar juga melaksanakan penanganan akses jalan untuk pembangunan jembatan gantung penghubung Desa Kersagalih, Kecamatan Jatiwaras, dengan Desa Singajaya, Kecamatan Cibalong. Dana yang disediakan untuk pekerjaan tersebut sebesar Rp13 miliar.

Dikatakan Dedi, total panjang proyek infrastruktur jalan, meliputi rekonstruksi, pemeliharaan berkala jalan, dan pelebaran jalan, di Kabupaten Tasikmalaya per Oktober 2026 mencapai 11,826 kilometer. Ditambah lagi, dua jembatan telah selesai dikerjakan 100 persen.

Kota Tasikmalaya

Di Kota Tasikmalaya, upaya Pemprov Jabar untuk menyediakan infrastruktur jalan yang nyaman salah satunya dilakukan dengan pemeliharaan berkalan Jalan Prof. Dr. Mochtar Kusuma Atmaja - Jalan Jaksa Agung R. Suprapto. Pelaksanaan pemeliharaan jalan tersebut pada 2026 menghabiskan dana Rp12 miliar.

Sebelumnya pada 2025, Pemprov Jabar telah melaksanakan pemeliharaan jalan batas Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya (Cikunir) - Tasikmalaya dengan anggaran Rp36 miliar.

Kemudian, pemeliharaan jalan dilakukan pada ruas Jalan Cisumur Garuda (Letjen Mashudi) dengan total dana yang dikeluarkan Rp20 miliar. Dana yang besar juga dikeluarkan untuk pekerjaan rekonstruksi Jalan Brigjen Wasitakusumah sebesar Rp17 miliar.

Kemudian, pemeliharaan jalan dilakukan pada ruas Jalan Cisumur Garuda (Letjen Mashudi) dengan total dana yang dikeluarkan Rp20 miliar. Dana yang besar juga dikeluarkan untuk pekerjaan rekonstruksi Jalan Brigjen Wasitakusumah sebesar Rp17 miliar.

Total pengerjaan infrastruktur jalan di Kota Tasikmalaya per Oktober 2026 yang meliputi rekonstruksi, pemeliharaan berkala jalan, pelebaran jalan mencapai 0,595 kilometer dari target 2,151 kilometer.

(inh)