Kebakaran TPA Degayu Pekalongan Hanguskan 1,5 Hektare Lahan

CNN Indonesia
Selasa, 03 Nov 2026 12:43 WIB
Foto udara api membakar tumpukan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Degayu, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu (1/11/2026). Petugas gabungan yang terdiri dari Damkar, TNI, Polri, dan relawan mengerahkan tujuh armada pemadam kebakaran untuk mem
Foto udara api membakar tumpukan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Degayu, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu (1/11/2026). ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Degayu, Kota Pekalongan, Jawa Tengah menghanguskan lahan seluas 1,5 hektare.

Peristiwa kebakaran itu diketahui terjadi pada Minggu (1/11) sekitar pukul 11.30 WIB. Hingga Senin (2/11), api masih belum berhasil dipadamkan.

"Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 1,5 hektare dan tidak menimbulkan korban jiwa," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam keterangannya, Selasa (3/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disampaikan Berton, BPBD Kota Pekalongan telah berkoordinasi dengan lintas sektor untuk melakukan asesmen dan upaya pemadaman.

[Gambas:Video CNN]

Di sisi lain, lanjut dia, posko lapangan dan dapur umum telah didirikan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) bersama Dinas Sosial.

Bantuan logistik juga telah didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan petugas yang menangani kebakaran serta masyarakat terdampak.

Dikutip dari detik.com, Kapolsek Pekalongan Utara Kompol Aries Tri Hartanto mengatakan kebakaran di TPA Degayu itu diduga disebabkan gas metana.

"Dugaan sementara, karena gas metana di TPA yang menyebabkan kebakaran," kata dia saat dihubungi wartawan, Minggu malam.

Aries mengatakan, api diketahui mulai berkobar sekitar pukul 11.30 WIB tadi. Petugas gabungan dari sejumlah instansi langsung dikerahkan untuk melakukan pemadaman. Saat terjadi kebakaran, tidak ada aktivitas pekerja di TPA.

"TPA yang terbakar sekitar 1,5 hektare, saat kejadian tidak ada aktivitas pekerja. Saat ini masih dilakukan upaya pemadaman di titik api yang masih muncul," tutur Aries.

(dis/gil)
LIHAT SELENGKAPNYA