Fokus Daerah 3T, Kemensos Siap Bangun 2 Sekolah Rakyat di Papua Tengah

Kemensos | CNN Indonesia
Selasa, 03 Nov 2026 12:47 WIB
(Foto: Arsip Kemensos)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah memprioritaskan perluasan akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia melalui pembangunan Sekolah Rakyat, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat menerima audiensi Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta, Senin (2/11).

"Untuk Pak Gubernur, kita harus bantu, yang bisa sesuai tugas kami, ini program strategis Bapak Presiden, daerah 3T itu kita prioritaskan," kata Gus Ipul.

Pemerintah menargetkan membangun minimal satu gedung Sekolah Rakyat permanen di setiap kabupaten/kota. Masing-masing sekolah diproyeksikan mampu menampung sekitar 2.000 siswa, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

"Kalau (milik) provinsi yang sekolah di situ, dari berbagai kabupaten/kota bisa diambil. Tapi kalau yang milik kabupaten, hanya untuk warga kabupaten setempat," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, menyampaikan apresiasi kepada Kemensos atas penyelenggaraan program Sekolah Rakyat yang telah beroperasi di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Ia juga mengusulkan dua lokasi pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Nabire. Kedua lokasi tersebut masing-masing berada di atas lahan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah dan lahan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire.

Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Nabire penting guna memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

"Jadi di Nabire itu dua (titik) Pak Bupati Nabire siapkan 10 hektare, sementara provinsi siapkan 9 hektare," kata Meki.

Menanggapi usulan itu, Gus Ipul menyampaikan dukungannya kepada Gubernur Papua Tengah untuk melengkapi syarat yang diperlukan dan segera mengusulkan lahan, agar Sekolah Rakyat permanen dapat segera dibangun di Kabupaten Nabire.

"Kirim surat, diajukan, syaratnya dipenuhi. Nanti yang pertama itu tingkat kemiringannya harus clear, yang kedua dukungan air bersihnya siap, listriknya siap, jalan ke arah situ siap. Pokoknya syarat-syaratnya ada nanti dari Kementerian PU. Kita kawal, kita dampingi ini," tutup Gus Ipul.

(rea/rir)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK