Wabup Jamin Warga Sumedang Bebas Ribet Urus Berkas
Wakil Bupati (Wabup) Sumedang Fajar Aldila menjamin masyarakat Kabupaten Sumedang kini lebih mudah dalam mengurus administrasi yang berkaitan dengan pelayanan publik.
Fajar mengatakan kemudahan tersebut tercipta berkat digitalisasi yang dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang.
Inovasi tersebut yang juga mengantarkan Pemerintah Kabupaten Sumedang menyabet penghargaan Excellence in Public Service Innovation dalam CNN Indonesia Awards 2026.
"Ini percepatan dari digitalisasi kami terhadap pelayanan publik. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada CNN," ujarnya saat ditemui di sela CNN Indonesia Awards 2026, Jumat (6/11).
Ia mengatakan upaya digitalisasi dijalankan agar masyarakat Sumedang bisa terhindar dari kesulitan saat mengurus administrasi.
"Inilah upaya kami, jerih payah kami, bagaimana kita bisa meng-upgrade masyarakat kita melalui pelayanan publik, yaitu bisa mempercepat transformasi digital, khususnya di sektor-sektor pelayanan publik agar masyarakat sekarang itu tidak lagi repot, tidak lagi kesulitan dalam mengurus administrasi atau hal-hal yang berkaitan dengan pelayanan publik," ujar Fajar.
Ia berharap dengan digitalisasi yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sumedang, salah satunya melalui pembuatan aplikasi, masyarakat setempat bisa semakin teredukasi dan terinformasi.
"Sehingga, memudahkan mereka mengurus hal-hal yang bersifat birokrasi di pemerintahan daerah atau di Kabupaten Sumedang," ujar Fajar.
Ia mencontohkan program Jaminan Pelayanan Anak Baru Lahir Empat Dokumen atau disingkat Jampe Harupat.
Program tersebut mengintegrasikan Akta Kelahiran, Kartu Keluarga (KK) terbaru, Kartu Identitas Anak (KIA), dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) bayi yang baru lahir melalui sebuah aplikasi.
"Jadi itu kemudahan publik kami, yang mana nanti ketika orang tuanya sedang hamil, datanya sudah di-input, terus kemudian mereka langsung merekap, langsung dari data keluarganya, NIK-nya, itu langsung anaknya lahir, langsung kita kasih, berserta ucapan dari bupati dan wakil bupati," ujar Fajar.
(dhz/agt)