Kesepakatan antara Sports Interactive ini ditandatangani pada pertengahan Agustus lalu.
Dengan perjanjian ini, maka klub-klub Liga Inggris yang menggunakan jasa Prozone akan juga mendapatkan data pemain yang dikumpulkan FM. Data ini digunakan untuk membantu klub saat akan memilih pemain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prozone lalu mengolahnya dengan menggunakan piranti lunak Prozone Recruiter.
Sports Interactive sendiri terkenal dengan kemampuan dalam mengumpulkan data-data pemain. Sejak membangun permainan Championship Manager (awal mula FM) pada awal 1990-an, perusahaan ini mulai mengumpulkan data dari para pemandu bakat.
"CM1 menggunakan data simulasi, sementara CM2 menggunakan data pemain asli."
"Kami lalu membangun tim organik yang tugasnya mengumpulkan data pesepakbola. Saat ini kami memiliki lebih dari 1300 asisten periset dan 51 kepala riset yang tersebar di seluruh dunia," ujar Paul Collyer, salah satu penemu FM, seperti dikutip dari buku How Football Manager Stole My Life.
Sementara itu, direktur studio Sports Interactive, Miles Jacobson, berkata, "Selama bertahun-tahun kami mendengar tentang para pelatih dan pemain pemandu bakat menggunakan data kami ketika memilih pemain."
"Mulai saat ini para pelatih asli akan resmi menggunakan data dan sistem pencarian kami, yang sangat mirip dengan Football Manager."