Saham perusahaan yang berbasis di California itu jatuh hingga 16% pada penutupan awal pekan ini. Jatuhnya saham perusahaan Amerika itu diduga akibat pernyataan wartawan Prancis mengenai dugaan penyebab kecelakaan Schumacher. Padahal hingga penutupan pasar akhir pekan lalu, saham GoPro masih mengalami kenaikan empat kali lipat sejak mendaftarkan diri pada 26 Juni.
"Masalah Michael bukanlah benturan, tetapi keberadaan kamera GoPro yang berada di helm yang akhirnya mencederai otaknya," ujar Jean-Louis Moncet pada stasiun radio lokal pada akhir pekan lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak GoPro tak tinggal diam ketika mendengar kabar dugaan juara dunia 7 kali itu celaka akibat produk mereka.
Anak Schumi, Mick, mengatakan ayahnya mulai sadar setelah menjalani koma akibat cedera kepala saat bermain ski. Mantan atasan Schumi di tim balap Ferrari berharap pria berusia 45 tahun itu dapat sembuh dan hidup normal kembali.
''Kondisi dia mulai membaik, dan yang paling penting adalah fakta dia saat ini bersama keluarganya di rumah,'' tukas Todt.