Federer, yang memiliki kesempatan untuk melewati Novak Djokovic di peringkat satu dunia, sekaligus menyamai pencapaian Pete Sampras yang berhasil enam kali mengakhiri musim sebagai petenis nomer satu dunia, harus menghadapi perlawanan Chardy yang sangat ketat.
"Saya sudah tahu pertandingan akan sulit. Chardy selalu menyulitkan saya," ujar Federer dalam sebuah konferensi pers seperti yang dilansir dari Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chardy, yang mengalahkan Federer dalam pertemuan sebelumnya di Roma Masters, berhasil mematahkan dua match point di set kedua.
Jika Federer harus bersusah payah untuk lolos ke babak ketiga, petenis unggulan kedelapan Andy Murray justru dengan mudah melaju setelah mengalahkan Julien Benneteau 6-3 6-4. "Saya melakukan servis dengan sangat baik di set pertama. Tidak ada reli panjang yang melelahkan di set pertama," ujar Murray seperti ditulis Reuters.
Petenis asal Skotlandia ini juga tinggal selangkah lagi untuk memastikan tempatnya di ATP World Tour Finals pada November mendatang, di London.
Langkah Murray menuju London akan dipastikan jika ia mengalahkan petenis asal Bulgaria, Grigor Dimitrov, di babak ketiga nanti. Dimitrov, yang juga memiliki kesempatan untuk lolos ke London, berhasil menumbangkan petenis asal Uruguay Pablo Cuevas 6-0 6-3 di babak kedua.